Mualem Minta Pemenang Tender Jangan Kerja Cilet-Cilet

USAI meninjau pembangunan jembatan Seuneubok di Peurelak, Aceh Timur, Wakil Gubernur Aceh dan rombongan menuju ke pendopo Bupati Aceh Timur setelah sempat singgah di salah satu warung kopi di Peurelak.

Didampingi Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Syamaun, Mualem menggelar pertemuan dengan SKPA dan SKPK setempat. 

Mualem lalu mewanti-wanti instansi terkait agar bekerja dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi juga memperhatikan kualitas. 

"Marilah kita bekerja dengan sebaik-baiknya di sisa waktu yang ada, karena jika kita lihat, waktunya sudah semakin dekat.Oleh karena itu, pekerjaan harus benar-benar dikerjakan ekstra cepat, namun tetap harus memperhatikan kualitas proyek yang dikerjakan. Bek cilet-cilet," kata Mualem.

Wagub menambahkan, ciri khas bangunan pemerintah cenderung sama setiap akhir pengerjaan. Mulai dari atap bocor, pintu dan jendela yang susah dibuka, hingga lantai yang keramiknya sudah mulai terlepas. Hal ini terjadi disebabkan karena rekanan cenderung mengerjakan proyek diakhir batas waktu yang telah disepakati.

"Ini menyebabkan mereka tidak lagi memperhatikan kualitas bahan-bahan yang digunakan. Akibhatnya sebagian bangunan pemerintah bermasalah kualitasnya. Mari kita tinggalkan kebiasaan tidak baik di masa lalu, mari bekerja sebaik-baiknya dalam rangka pengabdian kita kepada masyarakat."

Mualem juga menyampaikan beberapa proyek prioritas yang sudah mulai menampakkan hasil. Proyek-proyek ini diharapkan akan bisa segera selesai agar segera bisa dinikmati oleh masyarakat.

"Dalam perjalanan kami dari Blang Keujeuren-Pinding Lokop, saya melihat pembangunan jalan ini akan sangat berguna dalam hal membuka keterisoliran kawasan-kawasan pedalaman Aceh. Jika beberapa proyek pembangunan jalan tembus sudah selesai, maka masyarakat pedalaman tidak butuh waktu lama untuk bisa sampai ke Banda Aceh atau ke Medan. Sehingga kendala pemasaran hasil bumi yang selama ini terjadi akan bisa segera teratasi," pungkas Muzakir Manaf.

Saat ini, beberapa proyek pembangunan jalan tembus sedang berjalan. Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf berharap pembangunan jalan tembus tersebut selesai sebelum masa jabatan mereka berakhir.[] 

Laporan: Zulkarnaini Syehjoel

  • Uncategorized

Leave a Reply