Irak Naikkan Harga BBM 40 Kali Lipat, Penyelundupan Berhenti

JAKARTA – Irak yang merupakan negara pemilik cadangan minyak bumi sangat besar hingga 143 miliar barel ternyata mulai mengurangi subsidi BBM. Pemerintah Irak sejak 2006 memutuskan untuk mengurangi subsidi BBM dan menaikan harga hingga 40 kali lipat.

Hasilnya ternyata efektif menekan konsumsi BBM dan menghentikan penyelundupan BBM Irak ke luar negeri. Hal ini diungkapkan oleh Deputi Perdana Menteri Republik Irak Hussain Ibrahim Saleh Al-Shahristani di acara Public lecture "Iraq's Contribution To The World Facing The Global Energy Challenges And Crisis, Kantor Pertamina Pusat, Selasa, 26 Juni 2012.

Menurutnya pada waktu itu harga BBM di Irak yang terlampau murah dan subsidi yang cukup besar di negaranya tidak berdampak baik bagi negara.

"Maka sejak saya mengambil alih Kementerian energi pada tahun 2006 saya memutuskan subsidi BBM harus di review atau ditinjau ulang," kata Hussain di acara Public lecture "Iraq's Contribution To The World Facing The Global Energy Challenges And Crisis.

Dikatakan Hussain, hasilnya subsidi harus dikurangi secara bertahap. "Akhirnya kami mengambil keputusan untuk BBM subsidi dikurangi. Dulu harga BBM di negara kami lebih murah dari pada sebotol air minum, sekarang harganya naik 40 kali lipat," ujarnya.

Hussain mengklaim dengan dinaikannya harga BBM 40 kali lipat ternyata dapat menekan konsumsi BBM sampai 40%.

"Bahkan tidak hanya itu, dikuranginya subsidi menyebabkan penyelundupan BBM di perbatasan terhenti. Saya lihat hanya orang-orang kaya yang diuntungkan oleh subsidi, karena kebanyakan orang miskin tidak punya mobil," tandasnya. (rrd/hen) | sumber: detik

  • Uncategorized

Leave a Reply