Harun Keuchik Leumiek: Dulu orang Medan dan Jakarta belanja ke Aceh

PENGUSAHA emas perhiasan Aceh, Harun Keuchik Leumiek mengatakan sejak zaman dulu, Sabang dan daratan Aceh khususnya Banda Aceh sudah menjadi daerah transit perdagangan dunia.

Bahkan, Sabang pernah dijadikan tempat transit dan karantina para jama'ah haji Nusantara yang ingin menunaikan ibadah haji ke Mekkah. Nama Serambi Mekkah bagi Aceh katanya  tidak lain karena para jama'ah haji sebelum ke Mekkah melakukan manasik di Aceh.

Hal ini disampaikan Harun kepada ATJEHPOSTcom saat ditemui di toko emasnya di Jalan Teungku Chik Pante Kulu, Pasar Aceh hari ini, Jumat, 17 Mei 2013.

Karena itu kepada pemerintah Aceh sekarang, ia berharap pelabuhan yang sudah ada di Aceh hendaknya bisa diaktifkan kembali.

"Untuk menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat, pengaktifan pelabuhan adalah salah satu usahanya. Kita punya pelabuhan-pelabuhan yang bisa dimanfaatkan untuk ekspor-impor dan tidak lagi bergantung dengan luar. Ada pelabuhan Sabang, Malahayati, Krueng Geukueh, Kuala Langsa, dan di Pantai Barat Selatan juga ada pelabuhannya. Ini tentu saja bisa dimanfaatkan sehingga tidak tergantung dengan lagi dengan Medan yang mengandalkan pelabuhan Belawan," ujar Harun.

Bahkan menurutnya, Aceh dengan pelabuhan alam yang ada di teluk Sabang tentu saja bisa menjadi andalan dalam kaitannya tersebut. "Yang jelas, dulu orang Medan dan Jakarta ramai-ramai datang bawa uang, belanja barangnya di Aceh. Perputaran uang di Aceh waktu itu tinggi. Tapi sekarang sudah terbalik," ujarnya.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply