Enam korban L300 terjun ke jurang di Subulussalam belum berhasil ditemukan

TIM SAR Kota Subulussalam yang dibantu oleh petugas kepolisian dan Brimod dari Polres Singkil dilaporkan kembali melakukan pencarian enam dari delapan korban mobil penumpang L300 yang jatuh ke jurang kawasan Kedabuhan, Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Minggu  12 Mai 2013.

“Dua sudah ditemukan. Dua-duanya wanita, Sabtu sore, pukul 17.00 Wib. Sedangkan enam lainnya masih dalam pencarian,” kata Kabag Ops Polres Singkil, Kompol Sultan Siregal SH, kepada ATJEHPOSTcom, Minggu 12 Mai 2013.

Menurutnya,  para korban diduga hanyut ke Sungai Kombih. Tim SAR yang berjumlah sepuluh orang tersebut, dibagi dua kelompok untuk menyusuri sungai dengan menggunakan peralatan vertical rescue dan water rescue.

Informasi terakhir yang diperoleh ATJEHPOSTcom, korban mobil penumpang L300 itu berjumlah delapan orang dan lima diantaranya dikabarkan masih satu keluarga. Sebelumnya, dua korban telah ditemukan tewas dan enam lainnya yang hilang masih dalam pencarian.[] (mrd)

Adapun nama-nama korban sebagai berikut:
1. Manggorom Bancin, 40 tahun, sopir penduduk Sibande, Pakpak Bharat,
Sumatera Utara.
2. Nurtina, perembuan 23 tahun mahasiswi, alamat Jl. Pelawis. (sudah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa). Korban adalah warga Subulussalam,  Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.
3. Karmina (35) IRT, warga Jontor, kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam. (sudah ditemukan)
4. Sahyadin Cibro 40 Guru MAN warga Subulussalam
5. Sri Wahyudin 25 tahun  (istri syahyadin cibro)
6. Fery 25 tahun
7. Safri (anak sahyadin Cibro)
8. Fatiah Azija 5 tahun (anak Sahyadin Cibro)

  • Uncategorized

Leave a Reply