Wow! Rumah Makan di Nagan Raya Sediakan Gulai Lele dari Rawa Tripa

Bagi anda yang ingin menikmati wisata kuliner di Kabupaten Nagan Raya sebaiknya mengunjungi tiga lokasi ini, yaitu pusat perdagangan di Kecamatan Kuala dan Seunagan dan pusat keramaian di Kecamatan Suka Makmue yang didominasi oleh aktivitas perkantoran.

Di tiga lokasi ini banyak terdapat warung-warung atau rumah makan yang menyediakan menu-menu khas kabupaten tersebut. Meski dari desain warungnya terlihat sederhana namun soal cita rasa masakannya tak perlu diragukan.

Salah satu rumah makan yang paling digemari adalah rumah makan Eungkot Paya. Rumah makan ini terletak di Jalan Jeuram-Beutong, di Kota Jeuram Kecamatan Seunagan. Rumah makan ini khusus menyediakan berbagai menu olahan ikan air tawar yang dimasak dengan rempah-rempah khusus.

Sapuani, pemilik rumah makan tersebut kepada The Atjeh Post mengatakan ia sengaja menyediakan menu khas tersebut karena di daerah itu menu-menu serupa masih sangat kurang. Warung Sapuani  menjadi langganan warga, kalangan pegawai negeri hingga pejabat setempat.

Ikan air tawar yang tersedia di sana juga beragam, mulai dari lele atau warga setempat menyebutnya eungkot limbek. Ada juga ikan kerling yang hidup di sungai-sungai dan ikan gabus atau ikan bace.

Jeuram pernah menjadi ibu kota kabupaten pada masa persiapan dan awal pemekaran Kabupaten Nagan Raya yang memisahkan diri dari Kabupaten Aceh Barat.

Sedangkan di Kecamatan Kuala, beberapa rumah makan bisa anda temui di kawasan Simpang Empat dan di Langkak. Nagan Raya memang terkenal dengan menu tradisional ikan air tawar, karena itu mencari rumah makan yang menyediakan menu ikan air tawar di sana tidak terlalu sulit. Meski begitu, cita rasanya tetap berbeda dengan olahan ikan air tawar di daerah lain di Aceh.

Bahkan pelanggan dari Aceh Barat sengaja datang ke Nagan Raya untuk menicipi menu istimewa itu. Seperti Syafriadi, warga Aceh Barat ini mengaku sebulan sekali ia berkunjung ke rumah makan di Langkak.

“Setiap awal bulan kami selalu ke sana bersama kawan-kawan,” katanya kepada The Atjeh Post, Senin, 29 Oktober 2012.  Spesialnya kata Syafriadi, lele yang disajikan di Langkak merupakan lele hasil tangkapan di kawasan Rawa Tripa.

Bila ingin mencicipi variasi makanan lain silahkan berkunjung ke daerah Alu Bilie di Kecamatan Darul Makmur. Di sini masakan yang dijual tak hanya khas Aceh tetapi juga khas Jawa. Umumnya rumah makan di daerah ini berupa ruko dan terlihat sederhana.

Salah satu warung yang bisa anda coba adalah Darma Putra, letaknya di kawasan pasar Alu Bilie. Di sini sering jadi pilihan para pejabat Nagan Raya untuk menyantap siang. Selain itu juga sering menjadi pilihan karyawan perkebunan di daerah itu.[] (ihn)

  • Uncategorized

Leave a Reply