Wartawan Aceh Utara Gelar Pengajian Bersama Penegak Hukum

WARTAWAN Aceh Utara kembali menggelar pengajian bersama penegak hukum setempat di Masjid Al-Kautsar, Desa Alue Mudem, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis malam, 27 November 2014.

 

Hadir di lokasi pihak Polres Aceh Utara, Kejaksaan Negeri Lhoksukon, Pengadilan Negeri Lhoksukon, para tokoh dan masyarakat umum.

Wakil Ketua Panitia, Musyawir kepada atjehpost.co menyebutkan, ini merupakan pengajian kedua. Setelah sebelumnya diadakan di Masjid Al Ikhsan Desa Trieng Matang Ubi Lhoksukon pada September 2014 lalu.

“Kali ini kita mengusung tema Penegak Hukum dalam Perspektif Islam. Hadir sebagai pemateri Tgk H  Doktor  Ajidar Matsyah Lc. MA,” ujarnya.

Selain sebagai ajang silarurahmi, katanya, kegiatan itu juga untuk memperkuat ukhuwah islamiyah yang dewasa ini kian memudar.

“Kepada masyarakat di wilayah Lhoksukon dan sekitarnya yang ingin ikut serta dalam pengajian tersebut, bisa datang langsung ke Masjid Al- Kautsar Alue Mudem malam ini (red-Kamis),” kata Musyawir.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply

Wartawan Aceh Utara Gelar Pengajian Bersama Penegak Hukum

Wartawan wilayah liputan Aceh Utara menggelar pengajian bersama kepolisian, kejaksaan dan pengadilan setempat di Masjid Al-Ihsan, Desa Trieng Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis 11 September 2014 malam. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara, Abu Paloh Gadeng. 

Turut hadir di lokasi, Kapolres Aceh Utara AKBP Gatot Sujono yang didampingi sejumlah kasat dan kapolsek, Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon T Rahmatsyah beserta jajaran, dan Ketua Pengadilan Negeri Lhoksukon Abdul Aziz beserta jajaran.

Panitia Pengajian, Jafaruddin Yusuf mengatakan kegiatan ini direncanakan akan berlangsung rutin sebulan sekali. Selain untuk mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperdalam ilmu agama.

Menurutnya pengajian itu sendiri digagas oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lhoksukon, T Rahmatsyah, yang disambut baik oleh Kapolres Aceh Utara dan Ketua Pengadilan setempat.

“Untuk ke depannya direncanakan di lokasi yang berbeda, demikian pula dengan pemberi tausiahnya. Sehingga para jamaah dapat menyerap beragam ilmu,” ujarnya.

Salah satu ulama tersohor di Aceh Utara juga memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Dia mengaku sangat bangga dan terharu, mengingat pengajian tersebut melibatkan para penegak hukum di Aceh Utara dan wartawan. 

“Saya harap pengajian ini dapat terus berlangsung seterusnya. Jangan ada istilah ditutup lagi,” katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply