Warga Lhoksukon Minta Dinas Terkait Tertibkan Angkutan Umum di Sekitar Masjid Raya

LHOKSUKON – Warga Kota Lhoksukon meminta Muspika setempat maupun dinas terkait agar menertibkan becak motor dan angkutan umum yang kerap parkir di depan Masjid Raya Baiturrahim Lhoksukon, Aceh Utara.

Selain dinilai mengganggu pelaksanaan ibadah, keberadaan becak motor dan angkutan umum dinilai  membuat pemandangan masjid yang berada di pusat kabupaten itu tidak lagi bersih dan indah.

Junaidi Syakban, 32 tahun, warga Kota Lhoksukon, kepada The Atjeh Post mengatakan, diparkirnya angkutan umum dan becak motor di depan masjid membuat pendatang malas untuk singgah di tempat tersebut.

“Masjid Baiturrahim cukup luas, demikian juga halaman dan tempat parkir di luar pagar yang telah disediakan untuk warga yang mengendarai mobil. Namun saban hari parkiran di luar masjid selalu penuh dengan becak motor dan angkutan umum sehingga membuat musafir enggan singgah,” ujar Junaidi, Selasa, 9 Oktober 2012.

Hal senada juga disampikan Anwar, 53 tahun, warga Kampung Baru, Kota Lhoksukon. Menurutnya, jarak antara masjid dan terminal kota hanya sekitar 50 meter. Tetapi becak motor dan angkutan umum, khususnya mobil jumbo terlihat enggan masuk terminal. “Mungkin hal itu terjadi karena kurangnya penertiban angkutan dari pihak terkait,” katanya.

Adwin, Kechik Desa Kuta Lhoksukon, membenarkan perihal tidak tertibnya angkutan umum yang mengganggu keindahan pemandangan di depan masjid. “Belum lagi  bunyi klakson mobil dan becak motor saat masyarakat sedang menunaikan shalat sehingga membuat ibadah tidak khusyuk.” ujarnya.

Pantauan The Atjeh Post terlihat puluhan becak motor dan beberapa angkutan umum jenis jumbo memarkirkan kendaraannya tepat di depan masjid tersebut. Ditambah lagi beberapa gerobak pedagang, sehingga membuat pemandangan semraut. Di depan pagar masjid terpampang rambu lalu-lintas dilarang parkir, tetapi  tak mereka tidak menggubris.

Tak hanya itu, wajah Ibu Kota Aceh Utara itu memang jauh dari ungkapan ‘Indah dan Tertib’. Tak hanya di depan masjid yang berada persis di pinggir jalan negara, pemandangan serupa juga terlihat di sepanjang jalan masuk menuju pusat perbelanjaan setempat.

Petugas Satpol PP Aceh Utara sudah berulang kali  menertibkan angkutan umum, becak motor, dan pedagang kaki lima. Namun hanya bertahan dua hari,  setelah itu pemandangan serupa kembali terlihat.[] (hen)

  • Uncategorized

Leave a Reply