Warga Aceh Dideportasi dari Malaysia

Warga Aceh Dideportasi dari Malaysia

JAKARTA – Pemerintah Malaysia telah mendeportasi 278 WNI atau Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) pada (13/8/2015). Mereka terdiri dari 152 pria, 125 wanita dan 1 anak laki-laki.

Berdasarkan rilis dari KJRI Johor Baru, Jumat (14/8/2015), 278 orang tersebut ditangkap dalam operasi Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) di Malaysia. Pelanggaran yang dilakukan oleh WNI/PMI-B tersebut pada umumnya berupa pelanggaran keimigrasian/overstayer, pendatang ilegal murni serta tidak memiliki izin kerja.

Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

KJRI Johor Bahru telah melakukan proses identifikasi, pengecekan kewarganegaraan dan mempersiapkan kelengkapan dokumen Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI/Paspor) atau Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) kepada WNI/PMI-B yang dideportasi tersebut.

Mereka dipulangkan ke Indonesia menggunakan kapal ferry dari Johor ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Sejak 1 Januari 2015 hingga 13 Agustus 2015 terdapat 12.918 WNI/PMI-B yang dideportasi dari wilayah Semenanjung Malaysia melalui Johor Bahru. [] sumber: detik.com

Foto: Ilustrasi WNI dideportasi dari Malaysia. @antaranews.com

Leave a Reply