Wali Kota Banda Aceh: Banyak investor yang ingin mendirikan bioskop di Banda Aceh

Walikota Banda Aceh Mawardy Nurdin mengatakan sejak beberapa tahun lalu sudah ada beberapa investor yang datang ke Banda Aceh untuk mendirikan bioskop, tapi masih belum bisa terlaksana.

“Termasuk Cinema 21 dan beberapa lainnya,“ kata Mawardy yang dijumpai di ruang kerjanya, Selasa sore 5 Februari 2013.

Dia menceritakan, investor yang ingin mendirikan bioskop tersebut juga menggandeng Gramedia untuk membuka toko buku dalam skala besar di Banda Aceh. “Lantai dasar bisa untuk Gramedia, lantai dua bisa untuk ruang bioskop,” kata Mawardy. Jika ada izin dari MPU, dia mengatakan akan memberikan lahan bekas penjara Keudah untuk didirikan gedung bioskop.

Mawary mengatakan, niat Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mendirikan bioskop sampai saat ini masih terkendala dengan izin dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Mawardy mengatakan, sudah memikirkan teknis ruang bioskop agar tidak melanggar adat dan budaya Aceh yang kental dengan syariat Islam. Teknis itu, kata Mawardy, seperit ruang bioskop yang tidak gelap, pemasangan kamera cctv.

“Yang penting ada izinnya dulu, teknis nanti bisa kita atur,” katanya.

Dia mengatakan, beberapa waktu lalu pernah berbicara langsung dengan Ketua MPU Aceh, tapi kata Mawardy, MPU tetap belum sepakat pendirian bioskop.

“Jika ada izin, sekarang saya bisa hubungi investor dan sekarang mereka datang. Saat ini mereka masih antri,” katanya. []

Berita sebelumnya:

Wali Kota Banda Aceh: Kita ingin dirikan bioskop, tapi terkendala izin MPU

  • Uncategorized

Leave a Reply