Usaha minyak nilam di Simeulue gulung tikar

USAHA minyak nilam yang dikelola warga di Kecamatan Alafan, Kabupaten Simeulue, terpaksa gulung tikar karana daun nilam banyak yang diserang penyakit.

“Sudah tutup semua usaha minyak nilam. Karena daun nilam mengalami penykit keriting. Kalau daunnya sudah keriting, otomatis minyaknya sudah tidak ada lagi,” kata Camat Alafan, Rasanuddin Asani, Selasa 21 Mei 2013.

Padahal, kata dia, usaha minyak nilam sangat menjanjikan dan mampu mendongkrak taraf hidup warga Alafan. Setiap bulan, kata dia, per kepala keluarga dapat menghasilkan minimal 5 liter minyak nilam.
“Di pasa lokal dalam kabupaten Simeulue, harganya mencapai Rp400.000 per kilogram,” kata dia.

Dia mengatakan daun nilam akan keriting setelah panen ketiga kali. Untuk mengatasi hal itu, kata dia, pemerintah kecamatan telah menyampaikan persoalan itu kepada Pemerintah Kabupaten dan Balai Penyuluhan Pertanian.

“Tapi sampai saat ini belum ada reaksi, warga saya yang mengelola usaha nilam terpaksa gulung tikar,” kata dia. [](ma)

  • Uncategorized

Leave a Reply