Yuk, Peringati International Hijab Solidarity Day dengan Berhijab

    20
    0

    TINGGAL di daerah yang mayoritas penduduknya Islam dan punya kekhususan dalam penerapan Syariat Islam, membuat para muslimah Aceh tak menemukan kendala apa pun dalam berhijab atau menjalankan perintah Allah SWT lainnya.

    Namun hal serupa tidak berlaku di daerah-daerah atau negara yang pemeluk Islamnya menjadi agama minoritas. Mereka kerap mendapatkan diskriminasi hingga pelarangan pemakaian hijab. Larangan tersebut diprotes dan mencapai puncaknya pada 2004 silam.

    Ketika itu pemerintah Inggris, khususnya di London mengeluarkan larangan bagi mahasiswi menggunakan simbol-simbol keagamaan, termasuk memakai jilbab atau hijab. Larangan ini tentu saja membuat Muslimah di negeri tersebut tidak bisa menutup aurat mereka dengan sempurna. Padahal bagi umat Islam, hijab bukan sekadar fashion tapi juga berhubungan dengan perintah Allah yang wajib hukumnya.

    Merespon hal tersebut dibuatlah konferensi London pada 4 September 2014 yang dihadiri Syeikh Yusuf Al Qardhawi, Prof. Tariq R dan 300 delegasi dari 102 organisasi Inggris Internasional. Konferensi ini menghasilkan beberapa keputusan di antaranya menetapkan dukungan terhadap penggunaan jilbab dan menetapkan 4 September sebagai hari solidaritas jilbab internasional (IHSD).

    Beberapa sumber lain menyebutkan cikal bakal terbentuknya IHSD berawal dari prakarsa pemeluk Islam di empat negara yaitu Prancis, Jerman, Tunisia dan Turki. Tak sedikit muslimah yang dikeluarkan dari sekolah karena mereka berhijab seperti yang terjadi di Prancis. Di Turki, wanita Muslim tidak diberikan perawatan medis dan dikeluarkan dari parlemen jika berhijab. Sementara di Tunisia kejadiannya lebih ekstrem lagi, hanya karena memakai hijab para muslima di sana bisa saja dipenjara dan disiksa.

    IHSD yang diperingati setiap tahunnya merupakan dukungan global bagi para muslimah, khususnya yang selama ini masih mengalami diskriminasi dan intimidasi. Dengan adanya peringatan ini diharapkan para muslimah tersebut mendapatkan semangat dan tidak takut lagi untuk menutup aurat mereka di ruang publik, khususnya di negara-negara barat dan negara sekuler lainnya.

    Bagi wanita muslim Aceh, tak ada salahnya memberikan dukungan kepada rekan dan muslimah di belahan bumi lainnya dengan menggunakan hijab hari ini. Happy International Hijab Solidarity Day!