Warga Johan Pahlawan Tangkap Pasangan Mesum Abnormal

    22
    0

    BANDA ACEH – Masyarakat kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh menangkap pasangan mesum yang ternyata mengidap penyakit kejiwaan. Pasangan tersebut berinisial HB, 35 tahun, warga Drien Rampak, Kecamatam Johan Pahlawan Kabupaten Meulaboh dan NY, 37 tahun warga Kecamatan Samadua, Aceh Selatan.

    Penangkapan pasangan mesum tersebut, berawal saat kedua pasangan mesum ini sedang berduaan di belakang salah satu Rumah Toko (Ruko), pada Kamis 26 Juli 2012 malam, sekira pukul 23.00 WIB.

    Kepala Bagian Operasi Wilayatul Hisbah Aceh Barat, T. Abdul Razak, kepada The Atjeh Post pada Jumat, 27 Juli 2012, mengatakan kedua pasangan sakit jiwa tersebut di tangkap warga saat sedang berduaan. Pada saat itu, menurut keterangan Abdul Razak, pelaku HB meminta NY untuk melayaninya namun ditolak dengan alasan mereka belum menikah.

    Karena NY menolak, HB akhirnya berteriak sembari terus memaksa pasangannya. Mendengar hal tersebut, warga kemudian berdatangan dan melihat kedua nya sedang mencoba melakukan tindakan asusila.

    "Kedua pelaku akhirnya ditahan warga," ujar Razak.

    Setelah ditahan, kata dia, warga melihat keanehan pada kedua pelaku yang sama sekali tidak memperdulikan kerumunan massa. Mereka (pelaku) bahkan seperti merasa tidak merasa bersalah.

    "Saat warga mencoba mengintrogasi, HB malah mengolok-ngolok setiap pertanyaan yang ditanyai warga, nyaris saja kedua pasangan menjadi amuk massa," kata Razak.

    Melihat kondisi yang aneh tersebut, akhirnya pasangan mesum HB dan NY diserahkan ke WH. Setelah dilakukan introgasi oleh WH yang memakan waktu lumayan lama, kedua pasangan akhirnya diketahui adalah dua pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh.

    "Dimana HB dan NY merupakan pasien yang melarikan diri dari Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh," jelas Razak.

    Karena mengalami gangguan jiwa, Razak mengatakan, kedua pasangan tersebut tidak dikenakan sanksi tentang khalwat atau mesum sesuai Qanun Nomor 14 tahun 2003, karena keduanya merupakan pasangan yang mengalami sakit jiwa.

    "Namun saat ini kedua pasangan tersebut di serahkan ke ke Balai Zaitun, Rumah Sakit Jiwa, Meulaboh," pungkas Razak.[]