Tim Ad Hoc Pidie Jaya serahkan 15 nama calon komisioner KIP ke DPRK

TIM Ad Hoc penjaringan dan penyaringan komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie Jaya menyerahkan 15 nama calon kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Kamis 18 April 2013.

Acara yang berlangsung di ruang rapat panitia legislatif itu dihadiri ketua DPRK Pidie Jaya Saiful Bahri dan anggota komis A, juga lima tim add hoc penjaringan dan penyaringan komisioner KIP Pidie Jaya periode 2013/2018.

“Ini merupakan laporan masa akhir kerja kami selama 3 bulan. Alhamdulillah, tim telah berhasil menjaring 15 orang terbaik,” kata Zainal Abidin, ketua tim Add Hoc. Dia juga menyampaikan pihaknya dalam melakukan perekrutan dan penyaringan tanpa ada intervensi pihak lain dan tidak menerima imbalan apapun dari calon anggota KIP.

“Kami berharap, orang-orang yang terpilih menjadi anggota KIP Pidie Jaya ke depan bebas dari kepentingan politik, dan benar-benar bekerja untuk Pemilu yang jujur, dan adil,” kata Zainal.

Ketua DPRK Pidie Jaya, Saiful Bahri, yang menerima lima belas amplop kuning berisi identitas calon anggota KIP Pidie Jaya itu mengatakan akan segera melimpahkannya kepada komisi A.

“Saya jamin ini tidak akan dapat diutak-atik oleh siapa pun. Harapan saya, lima orang yang terjaring benar-benar bebas dari kepentingan politik,” kata Saiful Bahri.

Dia meminta komisi A segera menyelesaikan proses fit and proper test untuk 15 calon anggota KIP itu. “Mulai besok Komisi A sudah dapat bekerja maksimal. April ini saya harapkan telah terpilih lima orang terbaik untuk duduk sebagai komisioner KIP Pidie Jaya,” kata Saiful.

Bahrum Rasyid, anggota komisi A mengatakan pihaknya siap mengemban tugas. “Proses awal, setiap calon anggota KIP nanti akan kami minta menjelaskan visi dan misi mereka menjadi anggota KIP, kemudian baru menjalani fit and proper test dan uji kemampuan baca Quran,” kata Bahrum.

Dia juga memberitahu agenda  lanjutan komisi A dalam melakukan penyaringan ke 15 calon anggota KIP itu. “Setelah kita dapat, nanti langsung diparipurna khusus dan diserahkan 5 nama ke KPU pusat untuk di SK kan,” ujar Bahrom. [](ma)

Leave a Reply