Takut Longsor dan Banjir, Warga Badak Uken Mengungsi

BLANGKEJEREN – Warga Kampung Badak Uken Kecamatan Dabun Gelang terpaksa tinggal di kamp pengungsian. Pasalnya, daerah permukiman mereka yang diapit dan dikelilingi bukit sudah tak aman lagi untuk ditempati.

Bukit yang tepatnya berada di kawasan kampong tersebut mengalami keretakan yang cukup parah dan lereng bukit tersebut amblas, pohon-pohon yang berada di atas bukit pun juga telah mengalami kemiringan. Bahkan sebagian ada yang sudah rebah.

Kejadian ini telah terjadi selama dua pekan lalu. Saat diwawancarai ATJEHPOSTcom, Ali Mustafa yang merupakan warga kampong tersebut mengatakan, kejadian ini baru disadari pada hari Selasa 4 Desember 2012 pagi.

Beberapa pohon di bukit yang membetengi Kampong Badak Uken mulai terlihat miring akibat tanah perbukitan mengalami longsor.Saat itu, kata dia, seorang warga yang hendak pergi ke kebun melihat kondisi bukit dan tebing-tebing serta batang pohon sudah tak seperti biasanya. Hal tersebut dikarenakan, bukit mengalami keretakan dan pohon pun sudah mengalami kemiringan bahkan seperti mau rebah. Kata dia, akar-akar pohon yang ada di bukit tersebut telah menjungkal keluar karena dataran tanah bukit tersebut mengalami penurunan.

Sampai saat ini tak ada masyarakat yang tinggal di permukiman tersebut. Mereka takut jika dataran tanah tersebut menutupi aliran air, yang berada tepat di atas permukiman mereka. Dikhawatirkan, hal tersebut akan mengakibatkan banjir.

Menurut Ali, warga lainnya di Kampung Badak Uken mengatakan semua warga menjauh karena telah sering terdengar suara gemuruh dari arah bukit. Hanya beberapa warga yang selalu memantau kondisi bukit tersebut. Mereka mengungsi di tenda-tenda pengungsian yang dibangun sekira 300 meter, sebelum tiba di kampung tersebut.

Kampung Badak Uken berpenduduk sekitar 640 jiwa dan 140 kepala keluarga. Jarak tempuh kampong tersebut dari pusat Kabupaten Gayo Lues, Blangkejeren sekitar 15 km. Jalan menuju ke sana cukup licin, apalagi jika musim hujan karena sekitar 1,5 km jalan masih belum diaspal.(bna)

Berita terkait:
TDMRC: Bukit Desa Badak Iken di Gayo Lues Merayap

 

 

Leave a Reply