Soal “5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia”, FPI Sapu Toko Buku Gramedia

DEPOK-Front Pembela Islam (FPI) sekali lagi bertindak laiknya juru pengadil. Kini di Kota Depok, mereka datang dan menyapu Toko Buku Gramedia setempat.

Dikarenakan informasi menyatakan toko buku itu memajang buku "5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia" karangan Douglas James Wilson, FPI yang kerap tampil dalam jumlah banyak dan berbaju koko putih mendatangi tempat itu.

"Kami ingin memastikan buku itu sudah tidak diperjualbelikan di Gramedia Depok," kata Ketua FPI Kota Depok, Habib Idrus Al-Gadri, Rabu 13 Juni 2012.

Ia mengatakan "pembersihan" itu bentuk pelajaran bagi siapa pun yang mencoba melecehkan agama Islam dan Nabi Muhammad saw. "Kami mencari di toko buku tersebut dan memang tidak ada buku yang meresahkan umat Islam itu," ujarnya.

Ia mengimbau kepada umat Islam jika menemukan buku yang melecehkan agama Islam itu, segera memusnahkannya. "Jangan sampai buku itu memancing kerusuhan," katanya.

Manajer Toko Buku Gramedia Depok, Mulyadi, menjelaskan buku yang dimaksud telah ditarik semua.

Sementara itu, Ketua MUI Bidang Fatwa, Ma'ruf Amin, berharap silang sengketa terkait pencetakan dan peredaran buku berjudul "5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia," yang dianggap menodai kesucian Nabi Muhammad saw. dapat segera selesai.

"Tidak ada kegaduhan lagi, kita harapkan," katanya, seusai pembakaran 216 eksemplar buku tersebut di halaman Komplek Kompas Gramedia, di Jakarta, Selasa.

Ia menyatakan ada tiga hal yang diminta, yaitu menarik buku dari peredaran, dimusnahkan, dan minta maaf kepada masyarakat. “Sudah dilakukan Gramedia, ketiga-tiganya. Kami minta pihak Gramedia mengambil langkah dan direspon. Responnya cepat,” katanya.

Buku terjemahan "5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia" menuai protes dari masyarakat karena dianggap menodai agama Islam. Buku itu sudah ditarik dari peredaran dan dimusnahkan di beberapa kota, antara lain Surabaya, Pekanbaru, dan Jakarta.| sumber:antara

Leave a Reply