Relawan Demokrasi Beri Pendidikan Pemilu pada Nelayan

RELAWAN Demokrasi Komisi Independen Pemilihan Banda Aceh kembali mensosialisasikan pendidikan Pemilu kepada kelompok marginal, Kamis 27 Maret 2014. Sasaran sosialisasi kali ini adalah  para nelayan yang berada di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lampulo, Banda Aceh.

Sebelumnya, relawan demokrasi juga telah memberikan sosialisasi kepada komunitas Tionghoa Peunayong dan para abang becak di Banda Aceh.

Ketua Relawan Demokrasi, Zulkarnain, mengatakan kegiatan itu bertujuan memberikan pemahaman tentang cara pencoblosan jelang Pemilu 2014. Selain itu, juga sebagai salah satu cara dalam menekan angka golongan putih (golput) di Banda Aceh.

Sebab, katanya, pada Pemilukada 2012 lalu jumlah golput di Banda Aceh mencapai 45 persen. "Untuk menekan angka itu kami lakukan sosialisasi pendidikan pemilu," katanya.

Menurut dia, selama ini masyarakat tidak mendapatkan pemahaman yang baik tentang pemilu. Itu sebabnya, melalui kegiatan itu diharapkan masyarakat mendapat pemahaman yang baik tentang proses pemilu 2014.

"Mudah-mudahan ada kesadaran masyarakat untuk hadir pada 9 April nanti setelah adanya sosialisasi ini," ujar Zulkarnain.

Dia mengatakan sosialisasi pendidikan Pemilu ini akan berakhir pada 3 April 2014.

Ihsan seorang nelayan di Lampulo mengakui selama ini mereka kurang mendapat informasi tentang proses pemilu. Itu sebabnya, dengan adanya sosialisasi pendidikan politik dari relawan demokrasi KIP Banda Aceh akan sangat membantu para nelayan memahami tatacara pemilihan (mencoblos) pada 9 April mendatang.

"Sebelumnya belum ada sosialisasi seperti ini, bahkan informasi dari media pun sangat kurang," katanya.[]

Leave a Reply