Puluhan Mahasiswa Desak Pemerintah Putuskan Hubungan dengan Amerika

    21
    0

    BANDA ACEH – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiwa Kota (JMK) melakukan aksi demonstrasi, mengancam film Innocent of Muslims yang menghina nabi Muhammad Salallahualaihiwasalam, di Simpang Lima Banda Aceh, Rabu 26 September 2012.

    Dalam aksi tersebut mereka mendesak pemerintah Indonesia memutuskan hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dengan Amerika Serikat.

    Dalam aksinya, para demonstran menyatakan Amerika merupakan negara yang bertanggung jawab atas hadirnya film Innocent of Muslims, yang hadir di Amerika dan kemudian menyebar ke seluruh dunia.

    Massa tersebut mempertanyakan pelaksanaan Hak Azasi Manusia (HAM) oleh Amerika terhadap orang-orang Islam. Menurut mereka, Amerika tidak kepercayaan pemeluk agama Islam dengan adanya film penghinaan tersebut.

    “Pemerintah Indonesia harus dengan tegas menyikapi film ini, Indonesia harus mengambil sikap memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika,” kata Nanda Topan, koordinator aksi tersebut.

    Nanda mengatakan, pihaknya meminta kepada Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh untuk bisa mendorong pemerintah pusat di Jakarta melaksanakan pemutusan hubungan diplomatik.

    “Kami juga mengharapkan pegiat Hak Azasi Manusia untuk bergabung bersama mendorong agar Pemerintah Indonesia bisa segera memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Amerika,” ujar Nanda.

    Dalam aksi yang dikawal polisi tersebut, para peserta juga melakukan pembakaran bendera Amerika Serikat sebagai bentuk kritik keras teradap beredarnya film Innocent of Muslims.(bna)