Perkawinan Politik dan Kegiatan Kemanusiaan Ala Partai Demokrat

    5
    0

    JAKARTA – Partai politik tidak melulu mengurusi hal-hal berbau politik. Namun ada kalanya partai politik terlibat dalam kegiatan kemanusiaan. Nah, rupanya Partai Demokrat (PD) berupaya mengawinkan keduanya, politik dan kegiatan kemanusiaan.

    "Hasil dari angkatan pertama sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan penyelamatan korban Sukhoi. Partai Demokrat ingin mengawinkan politik dengan kegiatan kemanusiaan. Kader harus ikut aktif dalam kegiatan kemanusiaan juga," terang Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum.

    Hal itu disampaikan Umar dalam pembukaan Diklat SAR Divisi Tanggap Darurat DPP PD di Bumi Perkemahan Cibubur, Jumat (18/5/2012).

    Menurut Anas, Diklat SAR sama pentingnya dengan diklat pengkaderan dan pencalegan. Sebab Tim SAR adalah pasukan kemanusiaan.

    Sementara itu Ketua Divisi Tanggap Darurat DPP Partai Demokrat, Umar Arsal, menyebut kegiatan pendidikan dan pelatihan angkatan kedua ini diikuti 100 peserta. Mereka berasal dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera yakni Aceh, Palembang, Lampung, Bangka, Belitung, dan Sumatera Barat.

    "Tim SAR dari Divisi Tanggap Darurat DPP PD juga sudah bergabung dengan Tim Basarnas, TNI dan Polri untuk mengevakuasi korban Sukhoi. Tentunya kehadiran tim kita membantu dengan bekal yang sudah dipersiapkan," ujar Umar.

    Menurut Umar, diklat pertama diikuti oleh 100 orang dari kader PD se-Jawa.

    Dalam kegiatan kali ini didemonstrasikan pula penyelamatan korban dari ketinggian. Beberapa anggota Tim SAR turun dari arena panjat tebing, kemudian mereka mengambil korban yang tergeletak di tanah. Korban digendong dengan kuat menggunakan tali, lalu dibawa lagi ke atas tebing dengan bantuan tali. | sumber: detik.com