Masyarakat Simeulue Nyatakan Siap Sukseskan Visit Aceh 2013

    22
    0

    SINABANG – Menyambut program Visit Aceh 2013, Pemerintah Kabupaten Simeulue, DPRK dan masyarakat menyatakan siap menyongsong program pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Aceh.

    Bahkan, kesiapan tersebut diperkirakan telah mencapai 80 persen. Meskipun sejumlah fasilitas pendukung seperti sumber daya alam yang menjadi objek wisata masih belum dipoles dengan baik.

    Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Simeulue Sukoco Erwan, kepada ATJEHPOSTcom Jumat, 14 Desember 2012. Hal senada juga diungkapkan oleh Kabag Humas Simeulue Samsudin, dan anggota DPRK Simeulue Elidar Oesman, yang ditemui secara terpisah oleh ATJEHPOSTcom.

    "Untuk menyongsong program destinasi pariwisata nasional, kita sudah siap menghadapinya, dengan menawarkan objek wisata alam, budaya dan objek wisata spritual," kata Sukoco.

    Sedangkan Samsudin mengatakan Pemkab dan masyarakat sudah siap menyambut dan memanfaatkan program tersebut, agar dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah.

    “Namun perlu digaris bawahi, jangan melanggar norma-norma syariat islam dan adat kita," katanya.

    Sedangkan Elidar Oesman, mengatakan Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan yang memiliki objek wisata yang layak jual, serta bisa mendatangkan pelancong dari luar.

    Disisi lain Elidar juga menyesalkan, hingga saat ini Kabupaten Simeulue belum memiliki Qanun Pariwisata. Sesunggunya warga Simeulue telah siap menyongsong dan melaksanakan program destinasi pariwisata Nasional tersebut.

    "Yang menjadi pertanyaan setelah warga Simeulue menyatakan siap. Apa landasannya? Sebab Simeulue belum memiliki Qanun Pariwisata. Padahal itu bisa mengatur untuk mendapatkan tambahan PAD Simeulue," ujarnya.

    Kabupaten Simeulue memiliki banyak potensi wisata seperti pantai, danau, pemandangan bawah laut, snorkeling, surfing, kuliner dan air terjun. Sedangkan untuk budaya ada seperti nandong, tarian silat pedang, kearifan lokal legenda smong, legenda silsilah raja-raja Simeulue dan adat istiadat.

    Sedangkan objek wisata spiritual seperti makam Tengku Diujung, orang yang pertama membawa ajaran islam ke Simeulue.[] (ihn)