Markas Ikhwanul Muslimin di Kairo Dibakar

    23
    0

    KAIRO – Sejumlah pengunjuk rasa kemarin membakar kantor utama Ikhwanul Muslimin di Ibu Kota Kairo, Mesir. Tak hanya itu, massa juga merusak kantor organisasi itu di pinggiran selatan kota.

    Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Jumat (7/12), Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) mengatakan kantor mereka di wilayah Maadi, Kairo, dibakar massa. Pengunjuk rasa juga merusak kantor partai itu di dekat pusat kota.

    Pada laman Facebooknya, FJP menyebutkan kantor mereka di daerah Mukattam diserang sekitar 200 penjahat. "Pihak keamanan mencoba mencegah mereka, tapi sebagian orang merangsek masuk lewat pintu belakang dan membakar gedung," kata juru bicara Ikhwanul Muslimin Mahmud Ghozlan.

    Sejumlah wartawan melihat kejadian itu melaporkan bentrokan terjadi antara pengunjuk rasa dan polisi menembakkan gas air mata.

    Penyerangan itu dipicu oleh keputusan Presiden Mesir Muhammad Mursi Kamis malam menantang para pengunjuk rasa. Dalam beberapa hari terakhir pendukung Mursi dan kaum oposisi bentrok dalam unjuk rasa berdarah.

    Dalam sebuah siaran televisi, Mursi bersumpah akan mengadakan refrendum pada 15 Desember mendatang untuk mengambil suara atas rancangan konsititusi baru menimbulkan kontroversi.

    Mursi mengatakan akan membuat parlemen baru untuk membikin undang-undang dasar jika rancangan konstitusi dia ajukan ditolak. Untuk itu, dia mengajak kelompok oposisi merundingkan masalah ini besok di istana presiden. "Saya memanggil untuk mengadakan dialog produktif kepada semua tokoh, pemimpin partai politik, kaum pemuda, dan para pengacara senior untuk bertemu Sabtu ini."

    Untuk mencegah unjuk rasa di depan istana presiden, militer menempatkan tank dan tentara buat menghalau demonstran dari kedua pihak. | sumber : merdeka