Lebih Sebagian Anggota Dewan Tak Hadir, Pembahasan RAPBK 2013 Ditunda

LHOKSEUMAWE – Pembahasan Rancangan APBK Lhokseumawe tahun 2013 pada hari ini, Senin, 17 Desember 2012, terpaksa ditunda. Sebab dari 25 anggota dewan, yang hadir hanya 10 orang.

Informasi diperoleh ATJEHPOSTcom, sesuai jadwal yang telah ditentukan, Badan Anggaran DPRK Lhokseumawe hari ini melanjutkan pembahasan secara sepihak terhadap RAPBK. Tapi ketika rapat pembahasan dibuka Wakil Ketua DPRK Suryadi sekitar pukul 11.30 WIB, anggota dewan yang hadir hanya 10 orang termasuk Suryadi.

Mengingat minimnya anggota dewan yang hadir, kata satu sumber di DPRK Lhokseumawe, sejumlah anggota dewan mengusulkan agar rapat ditunda hingga usai siang. Ternyata, selepas siang anggota dewan yang hadir bukannya bertambah, malah berkurang.

Anggota DPRK dari Fraksi Koalisi, Jailani Usman SH MH ketika dihubungi ATJEHPOSTcom lewat telpon selular, sore tadi, membenarkan hanya sekitar 10 anggota dewan yang hadir sebelum siang. Sehingga hasil kesepakatan diputuskan ditunda hingga usai siang dan kemudian kembali ditunda sampai Selasa besok.

“Memang pembahasan anggaran tidak perlu memenuhi kuorum, namun dengan pertimbangan agar pembahasan lebih maksimal, karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat maka diambil kesepakatan ditunda sampai besok dengan harapan yang hadir lebih sebagian,” kata Jailani.

Sekretaris Dewan Lhokseumawe Ridwan Jalil dihubungi terpisah juga menyatakan rapat pembahasan anggaran oleh Badan Anggaran Dewan akan dilanjutkan Selasa besok. Tapi Ridwan menolak anggapan yang menyebutkan rapat tersebut ditunda. “Tidak ada yang tertunda karena ini pembahasan sepihak,” kata Ridwan Jalil yang baru menjabat sebagai Sekwan selama sepekan.

Data diperoleh ATJEHPOSTcom, 10 anggota dewan yang hadir sebelum siang tadi adalah: Suryadi, Hj. Marliah Wahab, Jailani Usman, Junaidi Yahya, Wiswar Kurnia, T.Sofyanus, Jamaluddin, Roma Juwita, Mahmudi Harun dan Bakhtiar.[]

Leave a Reply