LBH Tempuh Jalur Hukum Terkait Kasus Penyerangan Turis di Casanemo

    21
    0

    LEMBAGA Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh akan tetap menempuh jalur hukum terkait kekerasan yang menimpa Cut Tya Syahara, turis di Casanemo, Kota Sabang, 1 Januari 2015 lalu.

    "Pada prinsipnya kita akan tetap melakukan proses hukum meskipun proses mediasi selanjutnya akan tetap dilaksanakan," ujar Direktur LBH Banda Aceh, Mustiqal Syah Putra, kepada ATJEHPOST.co via telepon seluler, Banda Aceh, Jumat, 16 Januari 2015.

    Ia menjelaskan, proses hukum ini bertujuan untuk menyelesaikan segala persoalan dengan harapan dapat proses keadilan dapat terwujud dengan mengedepankan prinsip keadilan.

    "Harapan kita adalah kasus ini menjadi pembelajaran bagi siapapun untuk bersikap lebih hati-hati dalam bertindak. Terlebih jika hal itu mengarah pada tindakan pidana yang bisa merugikan oranglain," ujar Mustiqal.

    Mustiqal juga turut serta mendukung jalannya proses mediasi antara klien dengan warga setempat.

    Menurutnya, itu sepenuhnya tergantung dari keputusan kliennya mengingat kondisi psikologisnya masih trauma.

    "Kalau soal permintaan maaf, kita sebagai manusia dan dalam konteks sosial ya kita maafkan. Masa ada orang minta maaf tidak kita maafkan? Tapi proses hukum tetap dilanjutkan sebab negara kita ini negara hukum," ujarnya. []