Kini anak muda dominasi pejabat SKK Migas

SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) melantik puluhan pejabat kepala divisi dan yang setingkat pada Rabu 4 September 2013. Pelantikan itu dipimpin Kepala Pelaksana Tugas Kepala SKK Migas, Johannes Widjonarko.

Pengambilan sumpah 36 kepala divisi dan pejabat setingkat itu dilakukan di kantor SKK Migas, Jakarta.
Dalam sambutannya, Widjonarko menjelaskan, proses pergantian ini sebagai penyegaran organisasi untuk mencapai tujuan yang sedang diprioritaskan.

"Kami berupaya memenuhi tuntutan stakeholders untuk lebih fokus pada penegakan transparansi melalui perbaikan tata kelola organisasi," kata dia.

Pada pelantikan kali ini, banyak promosi pejabat-pejabat yang masih muda untuk menduduki posisi-posisi strategis. Strategi ini merupakan upaya mendapatkan "darah segar" agar SKK Migas dapat bergerak cepat memenuhi tuntutan stakeholders.

Widjonarko juga meminta pejabat yang dilantik bersikap lebih peka dalam mengemban amanat jabatan yang dipercayakan. Kepekaan yang lebih tinggi utamanya harus ditujukan kepada potensi hal-hal yang berbau gratifikasi, atau sejenisnya.

Sejak 2012, SKK Migas telah memiliki pedoman pengendalian gratifikasi dan pedoman etika. Pejabat dan pekerja harus memahami apa definisi gratifikasi. Pedoman ini tidak hanya sekadar pemberian berupa uang atau barang, tetapi memiliki pengertian yang lebih luas.

"Jangan mendahulukan kepentingan pribadi ataupun golongan. Kedepankan asas kebangsaan dan sifat negarawan," kata dia.

Dia juga menegaskan, para kontraktor kontrak kerja sama maupun stakeholders lain diharapkan ikut menjaga agar pekerja SKK Migas dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Upaya untuk menegakkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) merupakan tanggung jawab bersama.

"Demikian juga terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi," tuturnya.

SKK Migas telah memiliki wadah untuk menampung pengaduan stakeholders terhadap adanya kejadian atau potensi terjadinya korupsi, suap, dan praktik kecurangan lain.

"Ini adalah momentum yang tepat melakukan langkah-langkah korektif guna terciptanya sebuah institusi kredibel," ujar dia.

Upaya perbaikan tersebut dan berbagai pembenahan hanya akan berhasil dengan dukungan semua pihak. "Kami ingin wujudkan SKK Migas dan industri hulu migas yang bersih dan bebas KKN," kata Widjonarko.[]

Berita ini hasil kerjasama VIVA.co.id dengan ATJEHPOSTcom. Baca juga: Masa pensiun Sekjen ESDM dipercepat

Leave a Reply