Ketua HMI Takengon: Kami Tidak Sempat Minta Izin Demo

TAKENGON – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon, Sukran, di Mapolres Aceh Tengah, pada Kamis 22 November 2012 mengatakan pihaknya tidak sempat minta izin untuk melakukan orasi solidaritas terhadap rekannya, Ketua Umum HMI Pusat yang di pukul oleh oknum polisi di Jakarta.

"Semalam sekitar pukul 03.30 WIB dini hari kami sepakat melakukan orasi solidaritas ini pada Kamis 22 November 2012 sehingga tidak ada waktu untuk minta izin dan kami hanya melakukan orasi saja di depan Polres, tetapi kami ditahan saat menuju Polres Aceh Tengah," ujar Sukran yang juga ikut ditahan polisi.

Terkait barang bukti yang disita berupa ban bekas oleh polisi, menurut Sukran untuk dibakar saat melakukan orasi.

"Tetapi ban tersebut belum sempat kami bakar karena kami ditahan saat menuju Polres Aceh Tengah," kata dia.

Sedangkan bambu yang juga disita oleh polisi, menurut Sukran untuk dijadikan tiang bendera HMI.
"Itu adalah tiang bendera HMI yang kami bawa untuk melakukan orasi, tidak ada niat anarkis sama sekali dalam melakukan orasi solidaritas ini, tetapi polisi malah arogan," tutur dia.(bna)

Berita sebelumnya :

Massa HMI Takengon Bentrok dengan Polisi Aceh Tengah

Kata Wakapolres Aceh Tengah Soal Bentrok dengan HMI: Mahasiswa Ajak Polisi Berkelahi

Leave a Reply