Ketua Forki Aceh: Pemindahan Atlet Tanpa Persetujuan Kami

    23
    0

    BANDA ACEH – Terkait mutasi atlit karate asal Aceh atas nama Asmaul Husna ke Riau, sama sekali tidak ada campur tangan Federasi Karate-do Indonesia (Forki) Aceh. Hal tersebut dijelaskan Ketua Forki Aceh, Darmuda kepada The Atjeh Post pada Jumat 14 September 2012.

    Kata dia, awalnya pihak FORKI Aceh sudah melakukan musyawarah dengan Koni setempat agar tidak ada pemindahan atlet ke provinsi lain. Apalagi, mengingat Asmahul Husna merupakan aset nasional dan aset Aceh pada khususnya.

    “Kami dari pihak Forki Aceh tidak menyetujui peminjaman Asmaul Husna untuk dimainkan (mutasi) ke Forki Riau. Namun hal ini tetap dilakukan oleh KONI Aceh tanpa persetujuan dari pihak Forki Aceh sendiri," ujar Darmuda.

    Menurutnya, Forki Aceh tidak pernah merekomendasikan atletnya untuk bermain dengan tim karatedo Riau. Berdasarkan aturan yang berlaku, disebutkan perpindahan atlet binaan untuk memperkuat provinsi lain baru bisa dilakukan setelah dua tahun.

    "Terhitung sejak yang bersangkutan tercatat sebagai atlet pelatda bina utama KONI setempat," tuturnya.

    Darmuda menegaskan, Pengurus FORKI Aceh siap menempuh jalur hukum terkait perpindahan atlet Asmaul Husna ke Riau.

    “FORKI Aceh tidak mau kalau atlet kami dijadikan bahan bisnis," ujarnya.

    Sementara Wakil Sekretaris Forki Aceh Eka Royani Mazdwizar, mengatakan surat perpindahan yang diajukan Asmul Husna ke KONI Aceh itu dibuat berlaku mundur.

    "Karena hingga akhir 2012 ini yang bersangkutan masih tercatat sebagai atlet Aceh," kata dia.

    Berita sebelumnya, Surat mutasi atlit karate Riau, Asmaul Husna kembali menjadi atlet Aceh beredar di Black Berry dan situs jejaring sosial facebook, Jumat 14 September 2012.

    Surat itu menuliskan adanya kesepakatan mutasi atlet antara Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Riau dengan pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh.

    Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Forki Riau, Dheni Kurnia ini juga menjelaskan, mutasi Asmaul Husna akan dilakukan setelah penyelenggaraan PON ke XVIII/2012 di Riau berakhir.

    Asmaul Husna merupakan salah satu atlet karate yang dinyatakan gagal mewakili Aceh, ketika mengikuti seleksi di Banda Aceh. Karena gagal mewakili Aceh, Asmaul Husna kemudian bergabung ke Riau dan berhasil memperoleh medali emas.[]

    Berita Terkait :

    Heboh, Beredar Surat Penjualan Atlet Karate Aceh ke Riau