Ketika Starbuck Menggugat Pecel Lele Lela

    36
    0

    Dalam bisnis, memang ada strategi ATM: amati, tiru, modifikasi. Tapi hati-hati. Salah-salah anda bisa digugat. Inilah yang sedang dialami Pecel Lele Lela, gerai pecel lele yang dikembangkan secara waralaba di seluruh Indonesia, dan sudah merambah ke Malaysia. 

    Adalah raksasa jaringan kedai kopi asal Amerika, Starbucks Coffee Company, yang memprotes logo Pecel Lele Lela. Starbuck menganggap logo Pecel Lele Lela meniru bentuk dan warna logo mereka. 

    Menurut kontan.co.id, Starbuck sebenarnya telah melayangkan protes sejak Desember 2011. Namun, hingga September 2014 proses pergantian logo molor. 

    Kuasa hukum Starbuck, Lenni Huang dari kantor hukum Suryo Murcito & Co mengatakan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan pemilik Lele Lela. Mulai dari surat peringatan, pembicaraan telepon, hingga tatap muka. 

    Pada 1 Januari 2012, pemilik Lele Lela, Rangga Umara, setuju mengubah logo di seluruh gerai dalam waktu enam bulan. Namun, karena ada 87 cabang di seluruh Indonesia dan Malaysia, proses perubahan logo itu belum selesai. 

    Setelah beberapa kali mediasi, Rangga Umara telah menyampaikan pernyataan tertulis pada Agustus lalu. Ia menegaskan sudah punya logo baru.   

    Logo baru ini berupa masih menonjolkan lele ketawa di atas piring sambil memegang sendok dan garpu. Namun, tulisan Pecel Lele Lela yang sebelum mengelilingi lele ketawa, kini berpindah ke bawah. Warga hijau dengan tulisan putih, kini dipadukan menjadi hijau kuning putih. Bentuknya pun tidak lagi bundar, melainkan menjadi kotak. 

    Mencuatnya kasus ini juga menjadi perbincangan di jejaring sosial Twitter. Akun Twitter pemilik Pecel Lele Lela @RanggaUmara pun dibanjiri pertanyaan. 

    Akun @AdieFC, misalnya, mempertanyakan kemiripan logo Starbuck dan Lele Lela. "Logo pecel lele lela digugat, apakah ini akibat Blunder Strategi Amati Tiru & Modifikasi?? @RanggaUmara."

    Ada juga akun @sastraBali yang berkicau,"yaa..numpang biar cepet kaya, bole lah." 

    Rangga sendiri menanggapi sejumlah kicauan itu dengan membuat klarifikasi di akun Twitternya. 

    "Jendral2 yg budiman…..terkait pemberitaan yg beredar di media seputar gugatan pihak  starbucks pd Pecel lele lela sepertinya perlu diklarifikasi, karena aslinya nggak sehoror itu." 

    "Yang ada malah kami menjadi lebih dekat dan banyak belajar juga mengenai Etiket Merk," tambah Rangga. 

    "Udah sih segitu aja klarifikasinya, gausah panjang2, karena kita ingin besar karena Prestasi bukan karena Sensasi :)," tutupnya.[]