Kepala DKP Bicara Soal Penumpang Gelap, Kenapa?

KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Teuku Diauddin mengajak Kepala DKP kabupaten/kota untuk menghindari ‘penumpang gelap’ dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ke depan.

Maksud dari penumpang gelap adalah program yang tidak tercantum dalam APBA dan rawan tersandung kasus korupsi.

Kata Diauddin, efek penumpang gelap umumnnya menjerumuskan pemerintah di Aceh kearah koruptif.

“Tadi kami sepakat untuk menghidari penumpang gelap agar kerja DKP ke depan sampai target dan tidak tersandung korupsi,” katanya, Selasa, 28 Oktober 2014.

Menurutnya, rapat koordinasi dan silaturahmi tersebut digelar sebagai upaya persamaan persepsi dalam merancang program kerja DKP kabupaten/kota, Aceh dan pemerintah pusat.

Begitupun pihaknya tetap mempertahankan program-program masa lalu yang baik dan merakyat. “Dan kekurangan-kekurangan yang lalu, akan dijadikan pengalaman berharga supaya tidak terjatuh pada lubang yang sama,” ujar Diauddin.

Leave a Reply