Kata Abdullah Saleh Tentang Qanun Bendera dan Lambang Aceh

    24
    0

    BANDA ACEH – Rancangan Qanun Identitas yang terdiri dari bendera, lambang dan hymne sudah tiga tahun menjadi rancangan qanun prioritas DPR Aceh. Namun, rancangan qanun ini belum mampu diselesaikan.

    "DPR Aceh bertekad menyelesaikan Qanun Bendera dan Lambang tahun ini, sementara Hymne akan diprioritaskan kembali pada tahun 2013," ujar Ketua Badan Legislasi DPR Aceh, Abdullah Saleh, Jumat 16 November 2012.

    Menurut Abdullah Saleh, Rancangan Qanun Bendera, Lambang dan Hymne bisa digabung dalam satu qanun dan bisa saja dipisah. Dia mengatakan, disebut Qanun Identitas karena ketiganya mengatur tentang identitas Aceh.

    Rancangan Qanun Identitas tersebut, kata Abdullah Saleh, merupakan salah satu dari beberapa raqan yang diamanahkan dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh, sebagai ciri kekhususan Aceh.

    "Bukan rancangan qanun yang dimunculkan oleh dewan atau dipenting-pentingkan DPR Aceh, tapi rancangan qanun ini merupakan salah satu raqan untuk penguatan damai Aceh yang disepakati pada MoU Helsinki," ujar dia.

    Selain itu, Abdullah Saleh mengatakan, Rancangan Qanun Identitas juga terkait dengan rancangan qanun lainnya seperti Qanun Wali Nanggroe.(bna)