Kader PA dan KPA Diminta Tidak Terprovokasi Aksi Melawan Hukum

    20
    0

    KADER Partai Aceh dan KPA di seluruh Aceh diminta tidak mudah terprovokasi melakukan tindakan yang melawan hukum terkait banyaknya kasus yang menjadikan Partai Aceh sebagai sasaran belakang ini.

    Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum DPA Partai Aceh yang juga ketua KPPA Pusat, Kamaruddin Abubakar, atau yang akrab disapa Abu Razak, Sabtu 22 Maret 2014.

    “Ya, kita menghimbau agar kader kita di lapangan tidak mudah terprovokasi. Tidak menduga-duga dan mudah terpancing. Kader PA dan KPA harus mempercayakan kasus ini pada pihak keamanan untuk mengusut kasus ini hingga tuntas,” kata Abu Razak.

    Dua kasus terakhir yang terjadi, seperti aksi penyerangan, pengrusakan dan pembakaran oleh massa beratribut Pembela Tanah Air (PETA) terhadap Kantor Partai Aceh (PA) Aceh Tengah, pada Selasa malam 18 Maret 2014, serta berbuntut munculnya aksi balasan oleh massa PA, Rabu siang, 19 Maret 2014.

    Kemudian yang kedua, seperti kasus terbaru seperti penembakan terhadap kader Partai Aceh saat pulang dari kampanye PA di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Jumat malam, 21 Maret 2014.

    “Kader PA harus lebih solid lagi serta bekerja lebih maksimal. Tujuannya agar kasus ini tidak terulang lagi,” kata Abu Razak.

    “Kader PA dan KPA harus sabar dan tabah. Mereka harus mampu menjaga perdamaian dan ketenangan hingga hari pencoblosan berlangsung. Ini yang penting,” ujar dia lagi.