Jembatan Patah di Aceh Utara, Warga Kesulitan Shalat Tarawih

Patahnya jembatan berkontruksi beton di Desa Singgah Mata, Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, Sabtu 19 Juli 2014 pukul 13.00 WIB membuat warga setempat kesulitan menunaikan shalat tarawih.

Untuk menempuh jalur alternatif, warga harus rela memutar jalan tanggul irigasi dengan jarak tiga kilometer. Namun demikian, jalanan tersebut sangat becek dan sulit dilintasi jika hujan.

“Besar harapan kita pihak terkait segera memperbaiki jembatan tersebut agar dapat kembali dilintasi. Kita mohon segera ditanggapi dengan dana tanggap darurat, karena ini sifatnya mendesak,” ujar Keuchik Singgah Mata, Tgk Idris Mahmud di lokasi kejadian.

Saat ini, kata dia, jembatan yang patah itu menjadi arena anak- anak bermain. “Mereka menjadikan jembatan itu sebagai papan luncur ke sungai untuk berenang,” ujar Tgk Idris Mahmud.[]

Leave a Reply