Jamaah haji diimbau tak bawa barang aneh

    27
    0

    KLOTER pertama jamaah haji Indonesia akan segera pulang ke tanah air. Mereka akan terbang pada Minggu 20 Oktober 2013 pagi. Agar di bandara lancar, para jamaah diimbau tak membawa barang yang aneh-aneh.

    "Diharapkan jamaah tidak membawa rice cooker, karpet, alat potong kuku, atau pisau," kata Vice President Hajj, VVIP and Charter Garuda, Hady Syahrean di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu 19 Oktober 2013.

    Barang bawaan jamaah akan diperiksa di bandara oleh petugas Garuda. Hal ini dilakukan untuk memudahkan di bagian pemeriksaan Saudi. Jadi, sebelum diperiksa petugas Saudi lebih dahulu diperiksa petugas Indonesia. Untuk koper berat yang diizinkan 32 kilogram dan tas tenteng 7 kilogram.

    "Ini untuk keamanan dan kelancaran," ujar Hady yang sudah memegang urusan penerbangan jamaah haji sejak 2005.

    Barang bawaan jamaah haji yang diamankan petugas pemeriksa akan diberikan kepada pihak Daker Mekkah Kemenag.

    "Kita tidak akan kirimkan ke Indonesia, kita serahkan ke Kadaker," katanya.

    Penerbangan kloter pertama yakni jamaah haji Jakarta yang akan mendarat di Halim. Kemudian menyusul dengan jarak 2 hingga 3 jam, jamaah haji tujuan Padang, Sumbar; Balikpapan, Kaltim; Medan, Sumut; Makassar, Sulsel; Solo, Jateng.

    "Dalam sehari ada 7 penerbangan. Kita menggunakan pesawat Airbus, 744, dan 777, total 12 pesawat," tuturnya.[] sumber : detik.com