Ini Video Ustad Hariri Aniaya Orang

Video Ustad Hariri Ngamuk tengah ramai ditonton di situs berbagi video, YouTube. Di video tersebut, pria yang mirip ustad yang sempat bermain di sinetron Islam KTP ini, memarahi seorang pria.

Dengan bahasa Sunda, Ustad Hariri memarahi seorang pria. Entah apa salah si pria tersebut sehingga membuat murka Ustad Hariri yang duduk di kursi dengan mengenakan baju serba putih dan kepala diikat sorban dan berkacamata.

Pria yang mengunakan jaket kulit berwarna hitam itu juga diminta untuk mencium kaki Ustad Hariri. Namun pria tersebut menolak permintaan sang ustad, yang lahir dari sebuah ajang pencarian bakat di sebuah stasiun teve nasional.

Si pria yang mengenakan jaket kulit itu terus dimarahai oleh Ustad Hariri. Sampai-sampai, seorang pria yang mengenakan gamis oranye, yang juga sepertinya seorang ustad, mengelus-ngelus tangan Ustad Hariri dan memintanya untuk bersabar.

Ustad Hariri sempat melemah suaranya. Ia juga sempat meminta kepada jamaah yang lain untuk mendoakan si pria tersebut. Para jamaah pun ikut mengamini ucapan sang ustad.

Namun entah apa yang membuat Sang Ustad kembali naik darah. Si pria yang sudah diperbolehkan kembali ke tempat duduknya, diminta kembali berdiri di hadapan Ustad Hariri. Ustad Hariri begitu emosional sampai-sampai kepala pria tersebut ditekan dengan kaki Ustad Hariri. Jamaah pun terkejut.

Perlakuan Ustad Hariri tentu mengejutkan semua yang hadir di situ. Sampai-sampai seorang ustad yang mengenakan gamis oranye dan seorang pria lainnya melerai tindakan Ustad yang memiliki nama lengkap KH. Rd. M. Hariri Abdul Aziz Azmatkhan.

Seperti tak bisa menahan amarah, Ustad Hariri kemudian dipapah untuk kembali ketempat duduknya sambil mengucapkan istighfar.

Apa yang dilakukan Ustad Hariri tentu saja sangat disesalkan. Hampir seluruh pengunjung video pun sangat menyayangkan tindakan ustad yang juga mahir menyanyi itu. Kebanyakan menyayangkan karena sebagai seorang ustad, Hariri tidak bisa menjaga amarahnya.

Lebih disayangkan lagi, amarah itu diumbar di depan jamaah yang lain dan di depan anak-anak.

Kepada wartawan, Ustad Hariri membela diri. Katanya,  petugas sound sistem itu dalam kondisi mabuk dan menantangnya di hadapan jemaah.

"Saya bukannya menendang tapi mengunci, saya bilang jangan kemana-mana sampai saya selesai ngomong," kata Hariri saat dihubungi wartawan via telepon, Rabu (12/2/2014).

Sang ustadz juga menduga, kalau si petugas sound sistem itu dalam kondisi mabuk, sehingga berani menantangnya sambil berteriak-teriak di tengah jamaah. Pasalnya, ada beberapa orang yang melihat wajah si petugas merah. "Lalu sebagian santri melihat dia bawa botol arak," tambah pria berambut gondrong ini.

Beredarnya video ini membuat citra Hariri tercoreng di masyarakat. Namun, ia mengaku tak ambil pusing. "Saya nggak takut, saya sudah merasa terhormat bisa menjadi seperti sekarang. Tapi saya juga manusia biasa bukan mahluk mulia. Saya juga minta maaf karena sudah membuat semua orang beranggapan seperti itu," ujar  Hariri. []

sumber: liputan6.com

Leave a Reply