Ini Kata Anggota DPR Aceh Terkait Tuntutan Demonstran

    24
    0

    ANGGOTA DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Muhammad Amru, mengatakan akan memperjuangkan semua tuntutan para demonstran, Rabu, 29 Oktober 2014. Namun saat ini DPR Aceh masih terkendala perlengkapan dewan sehingga seluruh anggota belum tahu harus menyelesaikan tugasnya.

    “Semua tuntutan adik-adik saya berjanji akan melakukan koordinasi dengan semua elemen pemerintah hingga ke Pusat karena ini menyangkut kesejahteraan rakyat. Namun tentunya tidak bisa dengan cara buru-buru, harus kita jalani dengan aturan yang ada,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan usai menjumpai massa Forum Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FMPA) di Gedung DPRA, Selasa, 29 Oktober 2014.

    Ia mengapresiasi sikap demonstran yang mau mengingatkan DPR Aceh untuk lebih giat dan solid dalam menjalankan tugas. Namun ia mengaku tidak tahu berapa jumlah sebenarnya dana Migas yang ada untuk Aceh, seperti yang marak dibicarakan semua kalangan.

    “Saya tidak tahu berapa sebenarnya 100 persen Migas tersebut, sehingga pembagian 70:30 untuk Aceh dengan jumlah berapa saya tidak tahu,” katanya. Tetapi dirinya berjanji akan berkoordinasi dengan pimpinan DPR Aceh terkait tuntutan para pendemo tersebut.

    Sebelumnya dilaporkan demonstran yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FMPA) yang menuntut kejelasan UUPA terlibat aksi SALING dorong dengan pihak keamanan di gedung DPR Aceh, Rabu 29 Oktober.

    Suasana sempat memanas. Massa ingin mencoba masuk ke gedung DPR Aceh guna mencari anggota dewan. Namun keinginan massa ini dihalangi petugas.

    Salah seorang mahasiswa dari Aceh Timur yang bernama Sayid juga sempat terjatuh didobrak pihak keamanan. Hal ini membuat mahasiswa bertambah berang dan akhirnya terjadi adu mulut.[]