Habis Spanduk Terbitlah Stiker

    24
    0

    BIREUEN – Komitmen seluruh tim pemenangan kandidat pasangan Gubernur-Wakil Gubernur Aceh 2012 di Kabupaten Bireuen seakan hanya di atas meja saat rapat kordinasi saja.

    Meski nyaris seluruh spanduk dan baliho telah diturunkan masing-masing tim kampanye jelang masa tenang, Kamis 5 April 2012 hingga Jumat 6 April 2012 dinihari, tapi tak semua apa yang telah disepakati diikuti tim sukses.

    Buktinya, meski sudah masa tenang masih ada spanduk yang terbentang di beberapa lokasi di beberapa kecamatan. Misalnya di Peusangan dan Juli.

    Hal ini seperti menyiratkan tak cukup waktu kampanye yang diberikan penyelenggara pemilu.

    Namun, lupakan beberapa helai spanduk yang tersisa itu. Di masa tenang, sepertinya masih ada tim sukses cagub-cawagub yang belum mau tenang. Mereka ganti strategi dengan menebar stiker yang bermunculan dua hari terakhir.

    Padahal stiker termasuk salah satu atribut atau alat peraga kampanye yang turut dilarang pada masa tenang.

    Pantauan The Atjeh Post, stiker kandidat ditempel di pagar beton, tiang listrik, tiang telepon, dan dinding kios. Seperti terlihat di jalan Desa Geudong-Geudong, Pulo Ara Geudong Teungoh dan Geudong Alue, Kota Juang, Bireuen dan sejumlah tempat lain di Kota Juang.

    “Stiker itu ditempel malam hari, saya melihatnya sudah ada sejak Jumat pagi. Sepertinya tim sukses ganti strategi, ibaratnya habis spanduk terbitlah stiker,” kata Herman, warga Kota Juang, Sabtu 7 April 2012.

    Agusni, Ketua Bidang Pengawasan Panwaslu Bireuen, dihubungi melalui telepon seluler, Sabtu, mengatakan sudah mengetahui tentang tersebarnya stiker kandidat Gubernur-Wakil Gubernur yang termasuk dilarang di sejumlah ruas jalan dengan cara ditempel di tiang listrik dan tiang telepon.

    “Jangankan yang ada foto atau tulisan tentang kandidat, atribut lain yang tidak ada foto dan nama kandidat saja tidak boleh, maka penyebaran stiker itu termasuk pelanggaran aturan pemilu,” katanya.

    Sebab itu, Panwaslu Bireuen akan berkoordinasi kembali dengan masing-masing tim kampanye Gubernur-Wakil Gubernur untuk tidak lagi melanjutkan menempel stiker di tempat-tempat dan fasilitas umum maupun tempat lainnya. []