Goenawan Mohamad: Media Tak Harus Netral

    19
    0

    SASTRAWAN dan jurnalis senior Goenawan Mohamad menegaskan media dalam pemberitaannya tidak harus netral. Hal terpenting, ujarnya, adalah pemberitaan media tidak untuk memfitnah.

    "Bung Karno saat menulis di Pikiran Rakyat juga tidak netral," kata Goenawan saat memperingati Pemberedelan Tempo ke-20 di Gedung Kebayoran Center, Jakarta , Selasa, 24 Juni 2014. (Baca:Habibie Batalkan Negosiasi Ketika Tempo Diberedel)

    Menurut Goenawan, apabila media menyebarkan fitnah, maka yang dilukai adalah seluruh bangsa "Yang dirusak bukan hanya manusia, tapi akal sehat dan kejujuran," kata pendiri majalah berita mingguan Tempo. (Baca: Habibie Buka Suara Soal Pemberedelan Majalah Tempo)

    Dalam memihak pun, kata Goenawan, juga harus mempertimbangkan efektifitas pemihakan. "Kadang-kadang tergoda efek non moral," ujarnya. Karena itu, menurut Goenawan, profesi jurnalis lebih berat ketimbang politikus lantaran tanggung jawab kebenaran informasi ke masyarakat.

    "Kalau semua orang bisa dibayar untuk memfitnah, kerusakan sosial tak bisa dihindari," kata pendiri komunitas Salihara. (Baca:Di Balik Pembreidelan Tempo) | sumber: tempo.co