Forsapa Minta Pansus Calon Wakil Walikota Banda Aceh Bekerja Maksimal

    15
    0

    KOORDINATOR Forum Pengawasan Parlemen (Forsapa) Aceh, Abrar M Yus, menilai proses pengisian jabatan Wakil Walikota Banda Aceh sepertinya berjalan di tempat.

    "Sampai detik ini belum ada kepastian terhadap 2 nama calon wakil walikota yang akan diajukan ke DPRK. Hal ini juga terlihat dari rangkaian proses rapat bersama pada hari ini, Jumat, 20 Februari 2015 yang membahas tentang kelanjutan proses pemilihan Wakil Walikota Banda Aceh," ujar Abrar M Yus kepada ATJEHPOST.co.

    Rapat tersebut dihadiri oleh Pimpinan DPRK Banda Aceh, Pansus calon wakil walikota, KIP Kota Banda Aceh. Sementara partai pengusung hanya dihadiri oleh Perwakilan Partai Demokrat dan Partai Sira.

    Partai Demokrat usai rapat mengatakan penentuan dua nama calon wakil walikota akan dilakukan final pada 23 Februari 2015. Sementara Partai Sira menginformasikan dari hasil rapat terakhir partainya, dua nama calon yang akan diusung ditentukan pada 24 Februari 2015.

    "Berdasarkan hal tersebut kami menyadari bahwa tidak adanya koordinasi dan komunikasi yang baik di antara partai-partai pengusung, apalagi pada rapat terkait perkembangan calon wakil walikota hari ini tidak dihadiri oleh 2 partai pengusung lainnya yaitu PPP dan PAN," kata Abrar.

    Forsapa berharap agar Pansus lebih maksimal lagi dalam mengkoordinasikan agenda proses pemilihan Cawawalkot, terutama yang berkaitan dengan partai pengusung.

    "Di satu sisi kami juga berharap kepada partai pengusung untuk segera menyelesaikan proses pemilihan kandidat wakil walikota Banda Aceh, sehingga masyarakat tidak dirugikan oleh kekosongan jabatan wakil walikota ini," ujarnya.

    Ia mengatakan pada rapat bersama tersebut disepakati dua nama calon Wakil Walikota Banda Aceh akan dikirim kepada Pansus dan DPRK pada 2 Maret 2015. Pada tanggal tersebut juga akan dilakukannya pembahasan proses mekanisme uji kelayakan terhadap dua kandidat wakil walikota tersebut.

    "Kami sangat berharap agar proses ini tidak berlarut-larut lagi," ujarnya.[]