Es Antartika Mencair, Tak Bikin Air Laut Naik?

    20
    0

    Sebuah penelitian menunjukkan, es Antartika rata-rata meluruhkan 190 juta ton tiap hari. Meskipun es di Antartika bagian timur tumbuh, namun gletser di Antartika bagian barat mencair lebih cepat.

    "Kami yakin ketika lapisan es menyusut, maka sepanjang pantai Laut Amundsen mengalami percepatan," ujar peneliti utama, Matt King dari Universitas Tasmania.

    Salah satu hasil dari temuan ini adalah mencairnya es di Antartika ternyata tidak berkontribusi banyak terhadap kenaikan permukaan laut secara global. King mengatakan temuan menunjukkan permukaan air laut sudah naik lebih cepat selama berabad-abad lalu tanpa penambahan air dari lapisan es Antartika. Bahkan ketika semua air beku yang berada di seluruh daratan itu mencair, ternyata memberikan kontribusi naiknya air laut tak kurang dari 1 milimeter per tahun.

    Cepatnya pencairan di beberapa wilayah akan diimbangi dengan hujan salju berat di lain tempat. Ini berarti secara langsung es yang mencair per tahun sekitar 69 miliar ton.

    Penelitian sebelumnya telah memetakan secara akurat massa tanah di bawah sebagian besar lapisan es Antartika. Informasi ini sangat penting untuk mengukur ketebalan es. Ketika banyak es mencair, maka massa tanah secara bertahap akan meningkat dengan laju sekira 2 milimeter per tahun.

    "Ini seperti jika Anda berdiri di pantai diatas pasir basah. Pasir itu akan menghilang cukup cepat dan meninggalkan cetakan kaki pada pasir bersamaan dengan laju ombak yang kembali ke laut. Pasir itu mengalir kembali ke tempatnya," ujar King.

    Jawabannya adalah model analisis baru yang mampu menyelaraskan data satelit dengan pengamatan berbasis daratan tentang pencairan es dan kenaikan tanah.

    Ditambah dengan GPS, satelit dapat mengirim informasi yang sangat rinci tentang gravitasi bumi dan daratan. Bahkan ketika permukaan bumi tersembunyi jauh di bawah lapisan es.|sumber:tempo