Erosi Krueng Keuretoe, Dua Rumah Amblas ke Sungai

    23
    0

    EROSI Krueng Keuretoe di Daerah Aluran Sungai (DAS) Paya Bakong, Aceh Utara kian mengganas sejak sepekan terakhir akibat hujan deras. Akibatnya, bagian belakang dua rumah janda dhuafa di Desa Gunci, Kecamatan Paya Bakong amblas ke dasar sungai, Selasa 26 Agustus 2014.

    Dua rumah tersebut masing – masing milik Khadijah, 55 tahun  dan Hafasah, 50 tahun.

    Keuchik Desa Gunci, Rusli AB kepada ATJEHPOST.Co, Rabu 27 Agustus 2014 mengatakan, kedua janda tersebut baru mengetahui bagian belakang rumahnya telah amblas ke sungai pada pagi hari. Namun demikian, hingga kini mereka masih menempati rumahnya masing – masing. Mengingat hanya itu tempat berlindung yang mereka miliki.

    “Erosi Krueng Keuretoe itu sudah lama menghantui desa kami. Sebelumnya, sudah banyak warga yang tinggal di pinggiran sungai membongkar rumahnya karena digerus erosi. Di musim hujan, erosi kian parah terjadi,” ujarnya.

    Ditambahkan, jarak rumah warga dengan pinggiran sungai hanya berkisar antara 1 hingga 10 meter saja. Saat ini masih ada tiga rumah warga lainnya yang terancam amblas dengan jarak 1 meter dari pinggiran sungai.

    “Kita berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dapat memberikan solusi guna penyelesaian masalah tersebut. Jika tidak, satu per satu rumah warga akan menghilang tergerus erosi,” tukas keuchik.

    Sementara itu, Camat Paya Bakong Nurdin via telfon seluler menyebutkan, persoalan itu telah dilaporkan secara lisan ke Pemkab Aceh Utara.

    “Sudah sedari awal kita laporkan erosi tersebut. Hal itu ditanggapi Pemerintah dengan membangung tanggul di kawasan tersebut. Namun entah apa persoalannya, pembangunan tanggul tersebut terhenti,” ungkap Camat Paya Bakong.