Emas RI Ikut Kenaikan Harga Dunia

    19
    0

    JAKARTA – Harga emas dan perak tercatat tertinggi dalam dua pekan terakhir ini, yang terjadi pada perdagangan Rabu 2 Januari 2013. Hal tersebut, dipicu keputusan DPR AS yang menyetujui undang-undang baru untuk menyelamatkan negeri mereka dari ancaman "Jurang Fiskal".

    Menurut analis, untuk jangka pendek kesepakatan tersebut mampu menarik pembeli untuk kembali membeli emas dan melepaskan portofolionya di pasar uang dolar AS. Denominasi emas dan mata uang AS cenderung bergerak terbalik.

    "Kami memperkirakan harga emas akan bergerak lebih baik selama beberapa minggu ke depan," kata analis INTL FCStone, Edward Meir dalam risetnya seperti dikutip dari laman Wall Street Journal, Kamis 3 Januari 2013. 

    Di divisi Comex New York Mercantile Exchange, harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Januari tercatat naik US$ 13,10 atau 0,8 persen ke posisi US$1.687,90 per troy ounce, yang merupakan penutupan tertinggi sejak 17 Desember 2012 lalu. 

    Sedangkan harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Februari, diperkirakan paling aktif diperdagangkan naik US$13 atau 0,8 persen ke level US$1.688,80.

    Perak juga terlihat lebih banyak permintaan dari pengguna industri daripada sebagai investasi. Harga perak untuk kontrak pengiriman Januari naik 77,90 sen atau 2,6 persen menjadi US$30.9520, merupakan level tertinggi sejak 19 Desember 2012 lalu.

    Sementara itu, dari Tanah Air dilaporkan bahwa harga emas batangan di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk, naik hingga Rp31.200 dari level Rp548.000 per gram menjadi Rp579.200 per gram.

    Sedangkan untuk emas dengan ukuran 10 dan 50 gram, Antam menetapkan harga di level Rp5,45 juta dan Rp27,04 juta atau masing-masing Rp545.200 dan Rp540.900 per gram. | sumber : vivanews