DPR Aceh anggap pembahasan APBA 2013 sudah maksimal

ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh menganggap pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2013 sudah maksimal. APBA 2013 yang disahkan pada 1 Februari lalu merupakan estimasi anggaran.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Abdullah Saleh, kepada ATJEHPOSTcom, Senin 25 Februari 2013.

"Sebenarnya, masalah penyusunan anggaran yang kita lakukan adalah bentuk estimasi. Bisa saja kedepan pendapatan bertambah dan bisa saja berkurang, begitu juga dengan belanja," kata Abdullah Saleh.

Menurut Abdullah Saleh, APBA yang mereka bahas telah maksimal, sehingga wajar jika diterapkan dalam kegiatan Pemerintah Aceh 2013.

"Pembahasan yang kita lakukan terkait dengan APBA sudah maksimal dan dapat disahkan sebagai qanun Aceh. Kalau mau melihat riilnya, anggaran harus kita lihat pada Silpa Aceh," kata politisi Partai Aceh ini lagi.

Abdullah Saleh juga mengatakan kalau APBA yang disusun sudah tepat sasaran.

"Hasil evaluasi Mendagri memang melihat kalau ada anggaran yang tidak sesuai dengan undang-undang maupun qanun. Misalnya, mereka melihat rancangan anggaran untuk pendidikan yang belum mencapai 20 persen, namun hal tersebut dapat dijelaskan secara rinci kedepan," kata dia.

Menurut Abdullah Saleh, Mendagri tidak melihat kalau sebenarnya alokasi dana tersebar. "Misalnya alokasi dana untuk pendidikan, bukan hanya pada dinas Pendidikan, tapi ada juga di Badan Dayah, MPD, DPKA, DKA, DKPP dan lain sebagainya. Maka hal itu yang akan kita jelaskan kedepannya," ujar Abdullah Saleh.(mrd)

Leave a Reply