Diperiksa Kejati, Penjabat Rektor Unsyiah Dijejali 20 Pertanyaan Tentang Beasiswa JPD

    17
    0

    BANDA ACEH – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Selasa 9 Oktober 2012, menjejali 20 pertanyaan kepada Penjabat Rektor Unsyiah, terkait beasiswa Jalur Pengembangan Daerah (JPD) tahun 2009/2010 yang diplotkan Pemerintah Aceh.

    Penjabat Rektor Unsyiah Samsul Rizal, yang dihubungi The Atjeh Post melalui telepon selulernya, mengatakan kalau dirinya datang ke Kejati Aceh sekitar pukul 09.15 WIB.

    Kedatangannya, kata Samsul, untuk memenuhi panggilan Kejati Aceh guna memberi keterangan sebagai saksi."Sebagai warga negara yang taat hukum dengan segala kerendahan hati, saya datang memenuhi panggilan itu sendirian," ujar Samsul.

    Sebagaimana yang diberitakan, Penjabat Rektor Unsyiah Samsul Rizal diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi beasiswa Jalur Pengembangan Daerah atau JPD tahun 2009-2010 bantuan Pemerintah Aceh. Samsul diperiksa hari ini, Selasa 9 Oktober 2012, di Kejaksaan Tinggi Aceh.

    Namun, saat dikonfirmasi The Atjeh Post, Samsul enggan merincikan berapa lama dan apa saja yang ditanyakan kepadanya oleh penyidik di Kejaksaan.[] (mrd)

    Berita Sebelumnya:

    Penjabat Rektor Unsyiah Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Beasiswa JPD