Denmark vs Ceko: Pertarungan Tanpa Senior

    26
    0

    DUA tim yang sering menjadi kuda hitam di setiap pergelaran Euro dan World Cup, Denmark serta Ceko akan bersua di Stadion Parken, Kobenhavn, Denmark, Minggu dinihari 9 September 2012. Laga yang akan dipimpin wasit W. Stark ini bakalan sedikit berbeda dengan biasanya. Terutama karena kedua tim harus merelakan pemain-pemain senior mereka pensiun dari timnas.

    Menjelang laga perdana mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2014 ini, tersiar kabar dua punggawa yang selama ini menjadi tulang punggung tim Denmark, Thomas Sorensen dan Christian Poulsen, memutuskan gantung sepatu dari sepakbola internasional.

    Dua pemain yang sudah malang melintang di beberapa klub ini memang telah cukup berumur untuk menjadi pemain nasional. Sorensen yang baru-baru ini berhasil menyempurnakan 101 capsnya bersama timnas "Dinamit" ternyata sudah berumur 36 tahun.

    Sementara Poulsen yang telah 100 kali membela Denmark tak jauh berbeda dengan Sorensen, yaitu juga berkepala tiga atau berumur 32 tahun.

    Sorensen tidak memberikan hal rinci soal kenapa ia memutuskan pensiun dari timnas. Namun, melihat faktor umur sah-sah saja kiper asal Stoke City itu mengundurkan diri. Toh, umur 36 bisa dibilang adalah masa-masa fisik yang sudah tidak se-fit kala berusia 20-an tahun.

    Sementara Poulsen mengaku bahwa alasan utamanya pensiun dari timnas karena perannya saat ini tidak sekuat kala dia masih muda dulu. Dia menyadari kini saat yang tepat bagi pemain muda untuk membela timnas. Apalagi sekarang sangat banyak pemain muda Denmark yang sangat potensial.

    Hal sama juga terjadi dengan Ceko yang tak lagi diperkuat striker gaek Milan Baros. Yap, Baros memutuskan pensiun setelah Ceko kalah dari Portugal 0-1 dalam perhelatan Euro 2012. Top skorer Piala Eropa 2004 ini langsung menyatakan keputusannya di depan para pemain kala berada di ruang ganti.

    Pemain asal Galatasaray ini salah satu pemain cukup berpengaruh bagi Ceko selama beberapa tahun belakangan. Bahkan dia menjadi pemegang torehan gol kedua terbanyak yaitu 41 gol. Sementara di posisi pertama terdapat pemain jangkung Jan Koller.

    Hilangnya banyak pemain senior berpengalaman membuat kesempatan pemain muda bermain menjadi lebih terbuka. Namun, apakah pemain-pemain itu mampu menggantikan peran pemain senior yang notabene mempunyai pengaruh besar pada timnas?

    Untuk saat ini memang banyak pemain telah menunjukkan karakternya dalam bermain. Namun, terkadang emosi masih tetap menjadi hal yang sangat susah dihilangkan dari para pemain muda.

    Untuk Ceko, pemain muda sudah mulai tampak sejak Euro lalu. Contohnya seperti Vaclav Pilar yang kini memperkuat klub Bundesliga, VFL Wolfsburg. Pemain sayap ini berusia 23 tahun dan permainannya sempat disamakan seperti Cristiano Ronaldo.

    Kemudian, untuk sosok pengganti Milan Baros terdapat sosok seperti Tomas Pekhart. Pemain yang juga berumur 23 tahun ini walau tidak mencetak gol pada Euro lalu. Namun karena permainannya membuat Michel Bilek, pelatih Ceko, berusaha tetap mempertahankannya di timnas.

    Sementara untuk Denmark, ada pemain bertipikal tak jauh beda dengan Christian Poulsen, yaitu Christian Eriksen. Pemain yang menjadi motor serangan Ajax Amsterdam ini baru berusia 20 tahun.

    Namun, permainannya sangat menjanjikan. Terutama dengan faktor usia yang sangat muda dia mampu mengorganisir permainan tim. Untuk di lini depan kita tahu ada pemain muda yang baru saja dipinjamkan dari Arsenal ke Juventus yaitu Niklas Bendtner. Pemain berusia 24 tahun ini selalu bermain baik dan selalu menjadi mesin gol Denmark.

    Tapi, apakah pemain-pemain muda yang ada di atas mampu mengemban tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan para senior kepada mereka? Atau mereka malah hanya "manis di awal, namun pahit di akhir". Sekarang hanya waktu yang mampu membuktikan.[]

    Prediksi: Denmark 50% – 50% Ceko