Demokrat Minta Iklan NasDem di Televisi Dikaji

Partai Demokrat mempertanyakan gencarnya iklan Partai Nasional Demokrat (NasDem) di televisi. Bahkan Partai Demokrat meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengkaji iklan-iklan tersebut.

"Pertanyaan publik soal gencarnya iklan NasDem di televisi, harus cepat dikaji KPI. Cepat pula merespon dan memberikan penilaiannya. Apakah ada terjadi pelanggaran Undang-undang penyiaran. Kalau benar ada, silakan penegak hukum bertindak," ujar Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan.

Ramadhan mengatakan setiap frekuensi yang diberikan kepada televisi itu merupakan milik publik, bukan milik orang perorangan dan kelompok.

"Apalagi frekuensi yang digunakan televisi-televisi analog digunakan untuk kepentingan politik. Bahaya itu. Jika terjadi pelanggaran, izinnya harus ditarik," tegasnya.

Meski mempertanyakan maraknya iklan-iklan tersebut, Ramadhan mengaku tidak akan mempermasalahkan dana iklan tersebut. Sebab aturan pendanaan partai politik dalam kampanye masih dalam kajian RUU (rancangan undang- undang) Pemilu di DPR.

"Soal besaran dana kampanye, dalam penggaturan UU sekarang, itu nasih belum putus. Tidak usah masuk teknis dana kampanye dulu. Itu nanti dikaji, bila UU Pemilu sudah disahkan. Yang sekarang, tinjau lewat UU Penyiaran saja," imbuhnya.|Sumber: inilah

Leave a Reply