Dana Pihak Ketiga Perbankan Aceh Capai Rp20,77 Triliun

BANDA ACEH – Kinerja perbankan di Aceh untuk kategori bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat di Aceh selama enam bulan pertama pada 2012 menunjukkan perkembangan cukup baik. Ini berdasarkan Laporan Bank Indonesia Banda Aceh yang dirilis pada Agustus lalu.

Laporan kajian ekonomi Aceh untuk triwulan II 2012 ini menyebutkan, indikator membaiknya kinerja perbankan lantaran meningkatnya total asset dan dana yang dihimpun dari pihak ketiga. Untuk total asset bank umum dan BPR disebutkan tumbuh sebesar 5,3 persen sehingga mencapai Rp43,3 triliun pada akhir semester pertama.

Sedangkan dana yang dihimpun dari pihak dalam bentuk tabungan, giro, dan deposito tumbuh 7,15 persen (yoy) menjadi senilai Rp20,77 trilun.

Sayangnya, rasio DPK tak diimbangi dengan pertumbuhan kredit. Penyaluran kredit kepada masyarakat tercatat Rp19,68 triliun. Sehingga secara keseluruhan, Loan to Deposit ratio (LDR) mengalami penurunan dari 96,91 persen menjadi 95,52 persen

Laporan itu juga menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Aceh pada triwulan II 2012 tumbuh 5,18 persen dibanding tiga bulan pertama yang tumbuh 5 persen. Dari sisi permintaan, pertumbuhan pada triwulan ini didorong oleh seluruh jenis pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 5,24% (yoy). []

Berita terkait:
Bank BUMN  di Aceh Berharap Pemerintah Sharing Penempatan Dana
 

Leave a Reply