Coba Kabur, Buron Kasus Penculikan Ditembak

    18
    0

    PAYA BAKONG – Tim gabungan dari Polres Aceh Utara terpaksa melumpuhkan Mario, 30 tahun, warga Desa Tanjong Drien, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, dengan tembakan di kaki. Pasalnya, tersangka kasus penculikan dan pencurian yang telah lama masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Aceh Utara itu, mencoba kabur saat disergap petugas di rumahnya, Sabtu (14/1) sekitar pukul 18.00 WIB.

    Ismail, Keuchik Tanjong Drien, kepada The Atjehpost menyebutkan, dirinya baru mengetahui kabar penangkapan Mario dari warga sekitar pukul 19.15 WIB. “Saya dengar kabar Mario ditangkap. Saya datangi rumahnya, Mario tidak ada. Mario memang jarang pulang ke desa,” ujarnya.

    Sementara itu sejumlah warga yang ada di lokasi mengatakan, mereka mendengar adanya suara rentetan senjata sekitar 20 kali.

    Salah seorang polisi dari Polres Aceh Utara yang ditemui di lokasi mengungkapkan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat bahwa Mario, DPO kasus penculikan dan pencurian itu ada di rumahnya. Mario diduga terlibat kasus perampokan toke getah di Desa Buket Makarti, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, pada 2009.

    “Saat kita tiba, ia sedang duduk di depan teras rumah bersama istrinya. Namun, begitu melihat petugas, ia langsung masuk ke dalam rumah. Bahkan, saat petugas memintanya untuk menyerahkan diri. Ia malah memilih kabur dari jendela,” kata petugas yang enggan menyebutkan namanya.

    Saat ia kabur, seorang petugas yang melihat sempat bergumul dengan tersangka, namun kala itu ia berhasil kabur ke arah hutan belakang rumah. “Tersangka malah tidak peduli saat tembakan peringatan diberikan, sehingga dalam pengejaran itu, kita terpaksa melumpuhkannya dengan tembakan di kaki bagian belakang. Namun demikian, kala itu ia tetap mencoba berlari meski kakinya telah ditembusi timah panas,” kata petugas.

    “Tersangka akan kita bawa ke Polres Aceh Utara,” kata petugas.