Ciptakan Generasi Peduli Lingkungan, Mapala Leuser Unsyiah Gelar Diksar ke-29

    23
    0

    BANDA ACEH – Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Leuser Unsyiah mengadakan pendidikan dasar atau diksar ke-29  bagi anggota barunya, Selasa 6 Maret 2012. Diksar itu dilakukan sebagai proses dari penerimaan anggota baru di lingkungan Mapala Leuser.

    Pembukaan diksar berlangsung di halaman gedung Gelanggang Profesor A Madjid Ibrahim, Darussalam, oleh Fauzi dari Biro Rektor Unsyiah. Dalam sambutannya Fauzi mengatakan selama kegiatan para peserta diharapkan tetap semangat dan selalu menjaga kesehatan.

    Yandi Saputra, Ketua Panitia Diksar ke-29 , kepada The Atjeh Post mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk menciptakan generasi yang peduli lingkungan. Sedangkan materi pendidikan dasar, kata Yandi, diisi dengan kepencintaalaman dan konservasi. Diksar itu sendiri akan digelar kurang lebih selama sepekan ke depan.

    Adapun peserta kegiatan, kata Yandi, diikuti 13 calon anggota baru yang terdiri dari 10 laki-laki dan tiga perempuan. "Kegiatan pendidikan yang diberikan meliputi dua rangkaian kegiatan. Antara lain materi ruang, dengan pemberian materi-materi dasar kepencintaalaman Unsyiah dan materi lapangan yang merupakan aplikasi dari materi ruang,” ujar Yandi.

    Materi lapangan direncanakan digelar pada Selasa hingga Minggur depan. Para peserta akan mendapat materi tentang beberapa divisi yang ada di Mapala Leuser seperti gunung hutan, panjat tebing, arung jeram, susur gua, dan lingkungan hidup. Materi lapangan akan dipraktikkan di Mata Ie Aceh Besar dan kawasan sekitarnya.

    Arief Maulana, Ketua Mapala Leuser Unsyiah, mengatakan kegiatan itu juga untuk mendidik dan melatih kader konservasi di kalangan mahasiswa Unsyiah. Arief juga berharap selama kegiatan berlangsung peserta dan panitia tetap menjaga ketertiban.

    Menurut ketua pelaksana kegiatan, Amal Muhadis, Diksar itu juga untuk menciptakan generasi kreatif dan inovatif dalam menjaga kelesatarian lingkungan. "Bukan itu saja, tapi target dari kegiatan ini adalah untuk membentuk watak peserta menjadi generasi peduli lingkungan dan juga tanggap bencana," ujarnya. []