Bupati Bireuen: Tidak ada kutipan untuk penerimaan tenaga magang

    24
    0

    BUPATI Bireuen Ruslan M Daud menegaskan tidak ada kutipan uang terhadap penerimaan tenaga magang dan pelatihan kerja di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten Bireuen.

    “Tidak ada kutipan yang dilakukan pejabat Pemkab Bireuen untuk memuluskan tenaga magang dan pelatihan kerja, apalagi jika ada laporan uang tersebut turut mengalir ke pejabat Bireuen termasuk bupati,” ujar Ruslan M Daud menjawab sejumlah wartawan, Selasa 19 Maret 2013.

    Bupati Ruslan mengatakan itu menanggapi pernyataan Koalisi Mahasiswa Pemuda Peduli Bireuen. Dalam rilis yang diterima ATJEHPOSTcom malam tadi, Koalisi mendesak Bupati Ruslan membuka ke publik soal tenaga honorer dan mengungkap dugaan kutipan upeti pada masyarakat yang diterima sebagai tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Bireuen.

    Menurut Ruslan, kalau benar terjadi pengutipan uang, itu bukan tanggung jawabnya. Sebab, kata dia, dugaan pengutipan di luar pantauan dan sepengetahuan pejabat Pemkab Bireuen yang sama sekali tidak diketahui sebelumnya. “Kalau ada, itupun tidak semua tenaga magang,” ujar Ruslan.

    Bupati Ruslan menegaskan tenaga baru yang diterima dan ditempatkan di sejumlah SKPK, itu bukan pegawai honorer, namun tenaga bakti dan pelatihan kerja. Kalau honorer, kata dia, tentu harus disediakan biaya berupa honor yang dialokasikan dalam anggaran Bireuen.

    Soal tuntutan mahasiswa tentang pembentukan tim independen, Ruslan mengatakan tidak akan menanggapinya.

    Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Bireuen M Isa juga membantah pengutipan uang kepada tenaga magang dan pelatihan kerja. Kalau pun ada pengutipan itu dilakukan pihak tertentu, tidak terkait dengan dirinya dan Bupati Bireuen.

    “Bahkan setelah adanya isu tidak jelas soal pengutipan itu, bupati segera memerintahkan penghentian penerimaan tenaga magang dan pelatihan kerja. Maka saya sebagai pelaksana perintah segera menghentikan penerimaan tenaga magang tersebut,” ujar M Isa.[](iip)