Bikin kelompok ateis di Facebook, mahasiswa Mesir ditangkap

    18
    0

    ASOSIASI untuk Kebebasan Berpikir dan Berekspresi (AFTE) mengatakan sebuah pengadilan di Ismailia, Mesir, telah memerintahkan penangkapan seorang mahasiswa Universitas Suez Canal selama 15 hari, sambil menunggu penyelidikan atas tuduhan menghina agama.

    Penangkapan mahasiswa bernama Sherif Gaber itu diperintahkan setelah pihak kampusnya mengajukan laporan terhadap dia pada hari Minggu, mengklaim dia telah membentuk sebuah kelompok ateis di media sosial Facebook, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (31/10).

    Penahanan Gaber langsung menyebabkan keributan di media sosial di mana para pegiat membuat akun untuk mendukung Gaber di Facebook dengan nama 'Kebebasan untuk Sherif Garber'. Hal yang sama juga dilakukan di Twitter.

    Tuduhan menghina agama telah digunakan di bawah pemerintahan kedua mantan presiden Mesir Husni Mubarak dan Muhammad Mursi.

    Mubarak memberlakukan peraturan itu untuk menargetkan para pegiat. Sementara di bawah pemerintahan Mursi, sebuah pengadilan Mesir kala itu pernah menghukum seorang pegiat bernama Alber Saber tiga tahun penjara lantaran mengunggah film anti-Islam the Innocence of Muslims di laman Facebook miliknya. Dia kemudian dibebaskan setelah mengeluarkan jaminan.

    Pasal 98 undang-undang Mesir menegaskan bahwa seseorang yang dinyatakan bersalah karena menyinggung agama dalam bentuk apapun dapat dijatuhi hukuman sampai enam tahun penjara. | sumber:  merdeka.com