Basri M. Sabi, pria kelahiran Takengon yang kini jadi Komisioner KIP Aceh

    20
    0

    KETUA Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten  Pidie Jaya, Basri M. Sabi, ditetapkan sebagai satu dari 7 Komisioner KIP Aceh yang baru.

    Sebenarnya, pria kelahiran Takengon, 31 Desember 1963 ini, sudah bekecimpung sebagai penyelenggara pemilu atau KIP sejak tahun 2003. Tahun 2003 lalu, dia hanya sebagai anggota KPU di Kabupaten Pidie Jaya.

    Basri M. Sabi merupakan tamatan S1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Iskandar Muda, Kota Banda Aceh.

    Saat diwawancarai oleh ATJEHPOSTcom, Basri mengaku berkeinginan kuat kalau dalam pemilu akan berlangsung di Aceh nanti. harus sesuai dengan amanah MoU Helsinki dan Undang-Undang pemerintah Aceh (UUPA).

    "Kita harus memegang teguh kekhususan itu. Saat ini banyaknya masalah regulasi terkait dengan kekhususan Aceh,” kata dia, Selasa 23 April 2013.

    Basri mengaku akan memperjuangkan kekhususan tersebut nantinya, terutama saat dia berstatus sebagai komisioner KIP Aceh nanti.

    “KIP merupakan penyelenggara pemilu yang memiliki kekhususan,” kata suami dari Rahmi Husein ini. Dari pernikahannya tersebut, mereka telah dikaruniai 5 orang anak, yaitu M.Reza Fahlevi, Khairunnisa, M.Haikal, Alfisahrin, Muhammad Alif.[] (mrd)