Bank Dunia: Ekonomi Iran Tahun Ini Terus Berkembang

    28
    0

    Bank Dunia memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Iran tahun ini akan tetap berlanjut meski sanksi terhadap Republik Islam atas program energi nuklir.

     

    Dalam laporan Prospek Ekonomi Global (PMP) 2012, Bank Dunia menyatakan bahwa meski sanksi dan efek dari krisis keuangan global, Iran berhasil meningkatkan ekonominya berkat naiknya harga minyak mentah dan investasi yang baik.

     

    Lembaga keuangan dunia yang berbasis di Washington itu juga memuji reformasi rencana subsidi yang diberlakukan di Iran pada Desember 2010.

     

    Menurut Bank Dunia "Sebuah revisi sistem subsidi dan transfer uang tunai untuk penggantian keseimbangan yang lebih baik dipandang positif oleh analis luar Iran."

     

    Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya menuding Iran mengejar tujuan militer dalam program nuklirnya. Washington dan Tel Aviv telah berulang kali mengancam Tehran dengan opsi serangan militer terhadap fasilitas nuklirnya.

     

    Di lain pihak, Dewan Keamanan PBB di bawah tekanan dari Washington dan Tel Aviv telah menjatuhkan empat putaran sanksi terhadap Iran. Amerika Serikat dan Uni Eropa juga mengadopsi tindakan sepihak terhadap Republik Islam dalam upaya untuk menghalangi proses investasi Barat di sektor energi Iran.

     

    Tidak hanya itu Uni Eropa juga telah mencapai kesepakatan awal untuk memberlalukan embargo minyak terhadap Iran.

     

    Iranberpendapat bahwa sebagai penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi dan anggota dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA), ia memiliki hak untuk mengembangkan dan memperoleh teknologi nuklir untuk tujuan damai.

     

    Selain itu, IAEA telah melakukan berbagai inspeksi fasilitas nuklir Iran tapi tidak pernah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa program nuklir sipil Teheran telah dialihkan ke produksi senjata nuklir. Sumber: Indonesian.irib.ir